Kobarnews.id, SERANG – Grand Opening Kota Serang Fair 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-19 Kota Serang menuai keluhan dari sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka menilai kegiatan tersebut belum berdampak signifikan terhadap peningkatan penjualan.
Pantauan di lokasi, Jumat (7/8/2026) malam, menunjukkan sejumlah stan kuliner di kawasan Stadion Maulana Yusuf Serang tampak sepi pengunjung. Beberapa pedagang mengaku omzet yang diperoleh jauh dari harapan meski acara baru saja resmi dibuka.
Salah seorang pelaku UMKM, Eni, pemilik Kedai Bunda Eni, menduga minimnya pengunjung dipengaruhi mekanisme pembagian tiket dari sponsor di pintu masuk. Menurutnya, kondisi tersebut membuat arus pengunjung ke area kuliner menjadi berkurang.
“Di pintu masuk tadi saya lihat ada pembagian tiket dari sponsor. Informasinya itu menjadi salah satu penyebab pengunjung tidak banyak masuk ke area kuliner,” kata Eni.
Eni berharap para sponsor dan panitia penyelenggara dapat memberikan perhatian kepada pelaku UMKM yang berjualan di lokasi acara. Sebab, tujuan utama penyelenggaraan Kota Serang Fair seharusnya mampu mendongkrak perekonomian masyarakat.
“Kita berharap para sponsor juga bisa bagi-bagi rezeki dengan pelaku UMKM yang berjualan di kawasan Stadion Maulana Yusuf ini. Di event Hari Jadi Kota Serang 2026 ini rasanya kurang fair bagi UMKM karena tidak sesuai harapan,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Mela, pedagang UMKM yang menempati stan nomor 59. Ia mengaku hingga malam grand opening berakhir belum merasakan peningkatan jumlah pembeli.
“Belum ada peningkatan omzet. Pengunjung masih sangat sepi,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan Wulan, pedagang di area Pujasera stan nomor 51. Menurutnya, sejak acara dimulai jumlah pengunjung yang datang ke area kuliner masih minim sehingga penjualan belum mampu menutupi biaya operasional.
Para pedagang berharap panitia penyelenggara segera melakukan evaluasi terhadap mekanisme pelaksanaan Kota Serang Fair 2026, termasuk sistem pembagian tiket dan pengaturan arus pengunjung. Mereka berharap ajang tahunan tersebut benar-benar menjadi wadah untuk menggerakkan perekonomian serta meningkatkan omzet UMKM lokal.
Sementara Panitia Pelaksana Kota Serang Fair 2026 hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan terkait hal tersebut. (Oyo)




