Kobarnews.id, PANDEGLANG – Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kampung Pasir Kelapa, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, Sabtu (22/8/2026) malam.
Acara maulid nabi di Ponpes pimpinan KH Endin Zaenudin itu berlangsung khidmat. Dimyati hadir didampingi Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Banten Abdul Hadits Muntaha.
Dalam sambutannya, Dimyati mengingatkan masyarakat bahwa Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan. Peringatan tersebut menjadi bagian dari syiar Islam sekaligus momentum untuk memuliakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
“Maulid Nabi merupakan syiar Islam untuk memuliakan kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW. Banyak yang harus dicontoh dan diteladani dari jejak Rasulullah serta para almarhum yang telah meninggal dunia,” ujar Dimyati.
Menurutnya, pelaksanaan Maulid yang dirangkaikan dengan haul memiliki makna penting. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang dan mendoakan para pendahulu yang telah berpulang.

Dimyati pun mengajak masyarakat mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah SAW serta keteladanan para ulama dan orang-orang saleh.
Ia berharap kegiatan keagamaan seperti ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu memberikan ilmu yang bermanfaat dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.
“Semoga dari tausiah yang disampaikan dapat menambah ilmu yang bermanfaat, memperkuat keimanan, dan menjadi bekal bagi kita semua,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga mengajak masyarakat menyimak tausiah yang disampaikan Prof. Dr. H. Wawan Wahyudin, M.Pd., Ketua BAZNAS Provinsi Banten.
Dimyati berharap peringatan Maulid Nabi dan Haul tersebut membawa keberkahan bagi masyarakat Pandeglang dan Banten.
“Semoga Pandeglang barokah, Banten juga barokah,” pungkasnya. (Red/Riyan)




