Kobarnews.id, CILEGON – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mendorong seluruh pemangku kepentingan ikut turun tangan mengembangkan bakat atlet catur sejak usia dini. Pembinaan sejak awal dinilai penting untuk mencetak pecatur tangguh sekaligus memperkuat eksistensi olahraga catur di Provinsi Banten.
Pesan itu disampaikan Dimyati saat membuka Kejuaraan Catur tingkat Provinsi Banten di pelataran Sosoro Mall Merak, Kota Cilegon, Sabtu (8/8/2026).
Dimyati mengatakan, catur bukan sekadar permainan adu strategi. Di dalamnya terdapat nilai-nilai yang dapat membentuk karakter anak, melatih pola pikir, serta mengajarkan cara menghadapi berbagai situasi.
“Karena di permainan catur itu kita banyak belajar bagaimana bisa bertahan dari serangan, melangkah dengan perhitungan jangka panjang dan memperkuat pertahanan,” ujar Dimyati.
Menurutnya, filosofi dalam permainan catur tersebut bisa ditanamkan kepada anak-anak sejak dini. Dengan begitu, pembinaan catur tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan pola pikir terarah.
Karena itu, Dimyati meminta seluruh pemangku kepentingan aktif menggelar berbagai kegiatan yang dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengasah kemampuan, mulai dari kejuaraan hingga festival catur.
“Di dalam catur juga kita diajarkan bagaimana pion-pion itu di tengah keterbatasan bidak yang ia lalui, namun dengan konsistensi ia bisa sukses menjadi apa pun yang diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Percasi Kota Cilegon Hasan Saidan mengatakan, Kejuaraan Catur tingkat Provinsi Banten tersebut diikuti ratusan atlet dari delapan kabupaten dan kota.
Para peserta berasal dari kelompok usia 7-19 tahun. Selain kategori usia, kejuaraan tersebut juga mempertandingkan kategori senior umum dan veteran.
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini semakin banyak para pecatur baru yang akan meramaikan kejuaraan yang lebih tinggi lagi,” tandas Hasan. (Danu)



