Kobarnews.id, PANDEGLANG – Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita turun langsung mengecek pembangunan Markas Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 842/Badak Sakti di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (5/6/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan sarana dan prasarana satuan baru tersebut berjalan sesuai target. Kehadiran Yonif TP 842/Badak Sakti diharapkan memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembinaan teritorial TNI di daerah.
Tandyo datang bersama Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, serta sejumlah pejabat tinggi TNI lainnya.
Rombongan mengecek langsung progres pembangunan sejumlah fasilitas utama. Mulai dari markas komando, barak prajurit, hingga berbagai fasilitas pendukung operasional.
Tak hanya mengecek pembangunan fisik, Tandyo juga memberikan pengarahan kepada prajurit dan personel yang nantinya bertugas di satuan tersebut.
Dia meminta seluruh personel mempersiapkan diri secara maksimal serta tetap mengedepankan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto mengatakan, kunjungan Wakil Panglima TNI tersebut untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Yonif TP 842/Badak Sakti.
Sekaligus memastikan program pembinaan teritorial dapat berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Beliau ingin memastikan pembangunan satuan berjalan sesuai target sekaligus melihat kesiapan program-program teritorial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Daru kepada wartawan seusai kegiatan.
Yonif TP 842/Badak Sakti merupakan salah satu satuan teritorial pembangunan yang diproyeksikan untuk memperkuat sistem pertahanan wilayah sekaligus mendukung program pembangunan nasional.
Keberadaan satuan ini diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan, khususnya di wilayah selatan Banten.
Di sisi lain, kehadiran Yonif TP 842/Badak Sakti juga diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar melalui berbagai program pembinaan teritorial.
Pembangunan markas tersebut ditargetkan segera rampung sehingga satuan dapat menjalankan fungsi pertahanan dan pembinaan teritorial secara optimal. (Red/Deni)




