Kobarnews.id, LEBAK – Semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan upacara dan kibaran bendera. Di Kampung Handeuleum dan Kampung Karang Combong, Desa Hariang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, warga justru merayakannya dengan mengangkat cangkul dan mengerahkan tenaga untuk membangun jalan secara swadaya.
Di tengah keterbatasan akses dan kondisi wilayah yang masih menantang, bapak-bapak dan ibu-ibu rumah tangga bahu-membahu mengerjakan jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat di kawasan perbatasan Baduy tersebut.
Para warga terlihat mengangkut material, meratakan jalan hingga menyiapkan makanan untuk mereka yang bekerja. Tak ada sekat. Semua turun tangan demi satu tujuan: memiliki akses jalan yang lebih layak.
Bagi warga, jalan tersebut bukan sekadar hamparan material yang diratakan. Ada harapan besar yang menyertainya. Mulai dari anak-anak yang lebih mudah berangkat sekolah, hasil pertanian yang lebih lancar dibawa ke pasar, hingga akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan.
Pemandangan itu sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus menunggu proyek besar dari pemerintah. Dengan semangat gotong royong, keterbatasan pun bisa dihadapi bersama.
Salah seorang warga, Arman Apriliansyah, mengatakan pembangunan jalan secara swadaya tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus harapan baru bagi masyarakat Kampung Handeuleum dan Kampung Karang Combong.
“Semoga setiap langkah yang kelak melintasi jalan ini menjadi amal jariyah bagi semua yang telah ikut berjuang. Karena pembangunan terbaik lahir dari hati yang ikhlas dan tangan-tangan yang saling menguatkan,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).
Jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan mobilitas warga sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi, pendidikan dan pelayanan kesehatan. Lebih dari itu, keberadaan akses jalan yang lebih baik diharapkan memperkuat konektivitas kawasan perbatasan Baduy dengan wilayah sekitarnya.
Semangat warga menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi gambaran bahwa kemajuan desa bisa dimulai dari hal sederhana: kebersamaan.
Para ibu rumah tangga dan warga yang ikut bergotong royong tak hanya sedang membangun jalan. Mereka sedang membangun harapan, mempererat persaudaraan dan menyiapkan jalan menuju masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.
Kemerdekaan, bagi mereka, bukan sekadar perayaan. Kemerdekaan adalah ketika warga mampu bergerak bersama untuk memperbaiki kehidupan di kampungnya. (Dian)



