Kobarnews.id, SERANG – Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa dalam hajatan sunatan anak di Pelamunan, Kramatwatu, Kabupaten Serang, Minggu (16/8/2026).
Emen, warga setempat, menggelar hajatan sunatan untuk putranya, Maulana Yusuf Ibrahim, 8 tahun. Menariknya, acara tersebut dikemas dengan nuansa merah putih, bertepatan dengan momentum perayaan kemerdekaan.
Bendera-bendera kecil, balon, hingga tenda berwarna merah putih menghiasi lokasi hajatan. Suasana pun tampak semarak, sekaligus menjadi bentuk sederhana keluarga Emen dalam mengekspresikan rasa cinta Tanah Air.
Di balik kemeriahan tersebut, Emen mengaku menggelar hajatan dengan segala keterbatasan. Sehari-hari, ia bekerja sebagai tukang jahit keliling dengan penghasilan yang tidak menentu.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa melaksanakan hajatan ini. Meskipun dengan dana terbatas, kami tetap bisa menghadirkan suasana yang penuh semangat nasionalisme,” kata Emen.
Menurutnya, nuansa kemerdekaan dalam hajatan tersebut bukan sekadar hiasan. Ia ingin momen bahagia keluarganya sekaligus menjadi bentuk rasa syukur dan penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan.
“Ini bentuk rasa syukur dan penghormatan kami terhadap perjuangan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Hajatan itu juga menjadi ajang mempererat silaturahmi. Warga sekitar turut hadir dan memberikan dukungan kepada keluarga Emen. Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih terasa kuat di tengah masyarakat.
Bagi Emen, kemerdekaan tidak harus dirayakan dengan pesta besar dan biaya mahal. Dari sebuah hajatan sederhana pun, rasa syukur, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Indonesia dapat ditunjukkan.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan dapat tumbuh dari lingkungan keluarga dan masyarakat. Dari hal-hal sederhana, nilai kebangsaan dan gotong royong bisa terus diwariskan kepada generasi muda. (Red/Oyo)



