Kobarnews.id, BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan Banten Corporate University (Banten CorpU). Program ini menjadi langkah strategis Pemprov Banten dalam membangun ekosistem pembelajaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Banten CorpU diluncurkan bersamaan dengan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tk II), Jum’at (9/10/2926). Kegiatan berlangsung di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Banten dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten. Kegiatan yang ditutup secara resmi oleh Sekda Banten Deden Apriandhi mewakili Gubernur Banten.
Banten CorpU dirancang sebagai model pengembangan kompetensi ASN yang menghubungkan proses pembelajaran dengan kebutuhan strategis organisasi pemerintahan. Pengembangan kapasitas ASN tidak hanya dilakukan melalui pelatihan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung penyelesaian persoalan pembangunan, peningkatan kinerja organisasi, dan kualitas pelayanan publik.
Dalam konsep corporate university, pembelajaran ditempatkan sebagai bagian dari strategi pencapaian tujuan organisasi. Setiap perangkat daerah didorong menjadi pengguna sekaligus sumber pengetahuan melalui berbagi pengalaman dan praktik baik.
Pemprov Banten juga ingin membangun budaya organisasi pembelajar atau learning organization. Pengalaman, inovasi, dan pengetahuan ASN yang selama ini tersimpan secara individual maupun di unit kerja tertentu akan diidentifikasi, didokumentasikan, dibagikan, dan dikembangkan menjadi sumber pembelajaran bersama.
Sekda Banten Deden Apriandhi pada kesempatan itu mengatakan kompetensi dan integritas ASN menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi pemerintahan dan pembangunan daerah.
“Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi membutuhkan ASN yang kompeten dan berintegritas. Perubahan itu harus dimulai dari organisasi yang terus belajar,” kata Deden Apriandhi.
“Pengembangan kompetensi adalah fondasi untuk mempercepat transformasi organisasi dan pencapaian pembangunan Banten. ASN harus terus belajar, berinovasi, dan bekerja untuk menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat,” sambungnya.

Menurutnya, Banten CorpU tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas individu ASN. Program tersebut juga diarahkan untuk menghasilkan perubahan di tingkat organisasi dan mendukung pencapaian prioritas pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) Dr Muhammad Taufik, DEA, menyambut langkah Pemprov Banten tersebut. Dia mengatakan corporate university harus menjadi sarana pembelajaran yang memberikan dampak terhadap pencapaian visi, misi, dan program strategis pemerintah daerah.
“Corporate University merupakan sarana belajar yang berdampak, menjabarkan visi, misi, dan program strategis Bapak Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Banten,” ujar Muhammad Taufik.
Dia mengatakan Banten CorpU dapat diperkuat melalui Learning Organization Management System sebagai fondasi tata kelola pembelajaran serta Learning Organization Maturity Index sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kematangan organisasi pembelajar.
Menurutnya, hal tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun budaya belajar yang berkelanjutan di lingkungan Pemprov Banten.
Dalam pelaksanaannya, pengembangan kompetensi ASN melalui Banten CorpU akan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Sejumlah metode pembelajaran akan digunakan, mulai dari pembelajaran digital, knowledge sharing, coaching, mentoring, hingga komunitas praktik.
Pendekatan tersebut diharapkan membuat proses pembelajaran lebih fleksibel, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan pekerjaan ASN.
Pembentukan Banten CorpU mengacu pada sejumlah regulasi nasional terkait pengembangan kompetensi ASN, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Program ini juga mengacu pada pedoman penyelenggaraan sistem pembelajaran pengembangan kompetensi secara terintegrasi atau Corporate University di tingkat instansi.
Pemprov Banten disebut telah memiliki sejumlah fondasi untuk mendukung penerapan Banten CorpU. Di antaranya infrastruktur pembelajaran, fasilitas pengembangan kompetensi, sistem pembelajaran digital, tenaga pengajar, serta pengalaman penyelenggaraan berbagai program peningkatan kapasitas ASN melalui BPSDMD Provinsi Banten.
Dengan peluncuran Banten Corporate University, Pemprov Banten menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang terus belajar, beradaptasi, dan berinovasi.
Banten CorpU diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi ASN, tetapi juga instrumen transformasi organisasi. Setiap perangkat daerah didorong menghasilkan pengetahuan, berbagi solusi, dan berkolaborasi dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui ASN yang kompeten dan organisasi yang terus belajar, Pemprov Banten menargetkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, profesional, berintegritas, serta berorientasi pada pelayanan dan dampak nyata bagi masyarakat.
Banten CorpU menjadi bagian dari upaya Pemprov Banten mewujudkan visi “Banten Maju, Adil Merata, Tidak Korupsi”. (Red/Fidz)





