Kobarnews.id PANDEGLANG – Kinerja dan profesionalisme Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pandeglang menjadi sorotan. Sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor) mengeluhkan minimnya koordinasi dan komunikasi terkait persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten VII di Kota Tangerang Selatan.
Keluhan tersebut muncul lantaran hingga menjelang pelaksanaan Porprov, para pengurus cabor mengaku belum pernah dilibatkan dalam rapat resmi yang membahas persiapan maupun teknis keberangkatan kontingen Kabupaten Pandeglang.
Padahal, ajang olahraga tingkat provinsi tersebut merupakan kegiatan besar yang membawa nama baik Kabupaten Pandeglang. Karena itu, koordinasi antara KONI dengan seluruh cabor dinilai penting agar persiapan atlet dapat berjalan maksimal.
Salah seorang perwakilan pengurus cabor mengungkapkan, pelaksanaan Porprov Banten VII tinggal menghitung hari. Kontingen Kabupaten Pandeglang sendiri disebut akan mengirimkan atlet dari 30 cabang olahraga dengan total sekitar 427 atlet.
Namun, hingga saat ini, pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi secara menyeluruh mengenai persiapan keberangkatan, fasilitas penginapan, perlengkapan, maupun kebutuhan atlet selama mengikuti pertandingan di Tangerang Selatan.
“Sejauh ini yang kami terima baru sebatas bantuan dana yang ditransfer melalui rekening masing-masing cabor serta kepesertaan kartu BPJS. Sementara untuk informasi mengenai keberangkatan, penginapan, dan fasilitas lainnya bagi atlet sampai sekarang belum ada kejelasan,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (3/11/2026) yang tidak mau disebutkan namanya tersebut.
Ia menyayangkan belum adanya pertemuan resmi antara KONI Kabupaten Pandeglang dengan seluruh pengurus cabor untuk membahas berbagai kebutuhan kontingen menjelang keberangkatan.
Menurutnya, komunikasi dan keterbukaan informasi sangat dibutuhkan agar seluruh cabor mengetahui secara jelas hak, fasilitas, serta tanggung jawab masing-masing selama mengikuti Porprov.
“Kami berharap KONI Kabupaten Pandeglang segera mengundang atau menghubungi seluruh pengurus cabor untuk memberikan penjelasan. Jangan sampai atlet yang akan bertanding membawa nama daerah justru tidak mendapatkan kepastian mengenai fasilitas dan kebutuhan selama berada di lokasi pertandingan,” ujarnya.
Para pengurus cabor berharap KONI Kabupaten Pandeglang dapat segera melakukan koordinasi secara terbuka dan profesional, sehingga seluruh persiapan kontingen bisa berjalan dengan baik.
Mereka juga meminta adanya kejelasan terkait fasilitas yang akan diberikan kepada atlet dan ofisial selama pelaksanaan Porprov Banten VII di Tangerang Selatan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak KONI Kabupaten Pandeglang terkait keluhan para pengurus cabor tersebut. (Red/Irfan)





