Kobarnews.id, LEBAK – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menyiapkan 201 unit pompa air untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap lahan pertanian. Langkah ini dilakukan agar areal persawahan tetap memperoleh pasokan air sehingga produksi pangan, terutama beras, tetap terjaga.
Kepala Bidang Produksi Distan Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan, mengatakan seluruh pompa air telah disalurkan kepada kelompok tani di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
“Melalui pompa air ini kami berharap tanaman padi di areal persawahan tetap mendapatkan pasokan air sehingga produksi pangan dapat dipertahankan,” kata Dodi kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Berdasarkan data Distan, sekitar 294 hektare sawah di Kabupaten Lebak berpotensi terdampak kekeringan. Tanaman padi di lahan tersebut rata-rata berumur 30 hingga 65 hari setelah tanam, sehingga masih membutuhkan pasokan air yang memadai.
Dodi menjelaskan, pemanfaatan pompa air menjadi salah satu upaya mitigasi yang dinilai efektif untuk menjaga produktivitas pertanian saat musim kemarau. Strategi tersebut telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir dan mampu membantu petani mengurangi risiko kekeringan.
Pompa air yang digunakan petani merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Banten, dan Pemerintah Kabupaten Lebak. Bantuan itu diharapkan dapat mencegah gagal panen sekaligus menjaga produktivitas pertanian.
Sepanjang Januari hingga Juni 2026, luas tambah tanam (LTT) di Kabupaten Lebak tercatat mencapai 74.762 hektare. Dengan capaian tersebut, pemerintah daerah optimistis produksi pangan tetap terjaga meski memasuki musim kemarau.
Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tambakbaya, Ruhiana, mengatakan pompa air telah menjadi andalan petani untuk mengalirkan air dari sungai maupun sumber air bawah tanah saat debit irigasi menurun.
“Sekitar 150 hektare sawah di wilayah kami diperkirakan panen pada akhir Agustus 2026. Penggunaan pompa air sangat membantu menjaga ketersediaan air selama musim kemarau,” ujarnya.
Pemkab Lebak berharap optimalisasi penggunaan pompa air dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. (Dian)


