kobarnews.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Featured
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Research
  • Renewable Energy
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahan

Distan Lebak Siapkan 201 Pompa Air Antisipasi Kekeringan Saat Kemarau

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
1 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Para petani membutuhkan pompa air disaat kekeringan.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak menyiapkan 201 unit pompa air untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap lahan pertanian. Langkah ini dilakukan agar areal persawahan tetap memperoleh pasokan air sehingga produksi pangan, terutama beras, tetap terjaga.

Kepala Bidang Produksi Distan Kabupaten Lebak, Dodi Hermawan, mengatakan seluruh pompa air telah disalurkan kepada kelompok tani di wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.

“Melalui pompa air ini kami berharap tanaman padi di areal persawahan tetap mendapatkan pasokan air sehingga produksi pangan dapat dipertahankan,” kata Dodi kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).

Berdasarkan data Distan, sekitar 294 hektare sawah di Kabupaten Lebak berpotensi terdampak kekeringan. Tanaman padi di lahan tersebut rata-rata berumur 30 hingga 65 hari setelah tanam, sehingga masih membutuhkan pasokan air yang memadai.

- Advertisement -
Ad image

Dodi menjelaskan, pemanfaatan pompa air menjadi salah satu upaya mitigasi yang dinilai efektif untuk menjaga produktivitas pertanian saat musim kemarau. Strategi tersebut telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir dan mampu membantu petani mengurangi risiko kekeringan.

Baca Juga:

Tokyo Billiard di Saketi Pandeglang Resmi Dibuka, Usung Konsep Syariah Tanpa Alkohol dan Judi
Gubernur Banten Andra Soni Touring Vespa Bareng Scooter Banten Bersatu, Ajak Jaga Persatuan
Spanduk Tolak Kunjungan Jokowi Muncul di Lebak, PSI: Biarkan Saja, Biar Publik yang Menilai
Ferdi Saefullah: Krisis Air Bukan Lagi Soal Kemarau, Tapi Lemahnya Tata Kelola

Pompa air yang digunakan petani merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian, Pemerintah Provinsi Banten, dan Pemerintah Kabupaten Lebak. Bantuan itu diharapkan dapat mencegah gagal panen sekaligus menjaga produktivitas pertanian.

Sepanjang Januari hingga Juni 2026, luas tambah tanam (LTT) di Kabupaten Lebak tercatat mencapai 74.762 hektare. Dengan capaian tersebut, pemerintah daerah optimistis produksi pangan tetap terjaga meski memasuki musim kemarau.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Tambakbaya, Ruhiana, mengatakan pompa air telah menjadi andalan petani untuk mengalirkan air dari sungai maupun sumber air bawah tanah saat debit irigasi menurun.

Baca Juga:

TPA Dengung Lebak Terbakar, Diduga Akibat Pembakaran Ilalang
Anggota DPRD Lebak Dorong Anggaran Rehabilitasi Ruang Kelas SD Ditambah
Ketika Kemarau Mengeringkan Sawah, Di Mana Manfaat Bendungan Karian?
Hadiri Promosi Doktor Ratna Dewi, Wagub Banten: Ilmuwan Harus Terus Berinovasi

“Sekitar 150 hektare sawah di wilayah kami diperkirakan panen pada akhir Agustus 2026. Penggunaan pompa air sangat membantu menjaga ketersediaan air selama musim kemarau,” ujarnya.

Pemkab Lebak berharap optimalisasi penggunaan pompa air dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Ferdi Saefullah: Krisis Air Bukan Lagi Soal Kemarau, Tapi Lemahnya Tata Kelola
Selanjutnya Spanduk Tolak Kunjungan Jokowi Muncul di Lebak, PSI: Biarkan Saja, Biar Publik yang Menilai
TERKINI

Belajar Mengenali Cara Otak Bekerja Sebelum Mengambil Keputusan

Tips Menjaga Asam Lambung Tetap Terkendali, Kenali Pola Makan hingga Gaya Hidup Sehat

How Migration Is Reshaping Borders and Policies

Global Trade Wars: Winners, Losers, and Long-Term Effects

Cybersecurity Becomes the New Frontline of Global Conflict

War-Torn Nation Begins Reconstruction Efforts with International Aid

Foreign Aid Sparks Debate Over Motives and Impact

Leaders from Rival Factions Agree to Historic Peace Talks After Years of Conflict

- Advertisement -
Ad image
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com