Kobarnews.id, SERANG – Wali Kota Serang Budi Rustandi mengapresiasi dukungan Gubernur Banten Andra Soni terhadap pembangunan di Kota Serang. Menurut Budi, dukungan Pemprov Banten turut mendorong pembangunan di ibu kota provinsi di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Budi mengatakan selama satu tahun kepemimpinannya, Pemprov Banten memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kota Serang. Dia menyebut Andra Soni merespons sejumlah kebutuhan pembangunan dengan melakukan intervensi melalui program Pemprov Banten.
“Saya sering sampaikan kondisi di Kota Serang itu begini dan solusinya begini. Namun karena keterbatasan anggaran jadi tidak bisa berbuat banyak. Tapi ternyata Pak Gubernur Andra Soni langsung tanggap dan Pemprov Banten langsung intervensi membantu,” kata Budi Rustandi saat menghadiri Rapat Paripurna memperingati HUT ke-19 Kota Serang di DPRD Kota Serang, Senin (10/8/2026).

Budi menilai respons tersebut menunjukkan kepedulian Pemprov Banten terhadap pembangunan Kota Serang. Dia mengatakan, sepanjang berkarier di Kota Serang, baru pada masa kepemimpinan Andra Soni perhatian Pemprov Banten terhadap pembangunan Kota Serang dinilainya begitu besar.
Sejumlah program pembangunan Pemprov Banten saat ini masih dalam proses. Di antaranya pembangunan Flyover Trondol, pelebaran jalan ruas Sempu-Boru, penataan kawasan Sport Center, revitalisasi kawasan peninggalan Kesultanan Banten, hingga pengembangan kawasan ekonomi baru di Kota Serang.
Di kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan dukungan terhadap pembangunan Kota Serang merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi Kota Serang Baru. Visi tersebut diarahkan untuk menjadikan Kota Serang sebagai kota yang modern, terkoneksi, menarik, serta semakin dipercaya sebagai tujuan investasi.
Pemprov Banten, kata Andra, terus bersinergi dengan pemerintah pusat melalui Satuan Kerja (Satker) Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemkot Serang dalam pembangunan wilayah ibu kota Provinsi Banten.
“Sebab, Kota Serang tidak boleh hanya menjadi ibu kota secara administratif, tapi juga harus menjadi ibu kota yang hidup secara ekonomi, kuat secara sosial, nyaman bagi warga masyarakat, dan menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru di Provinsi Banten,” ujar Andra.
Andra menyebut sejumlah pekerjaan rumah yang masih perlu diselesaikan bersama, mulai dari infrastruktur perkotaan, konektivitas, pengembangan kawasan, pembangunan drainase, pengelolaan sampah, hingga pengendalian banjir.
Selain itu, revitalisasi Alun-Alun Kota Serang dan Royal Baroe juga menjadi bagian dari strategi membangun citra kota. Pemprov Banten juga mendorong pembangunan landmark untuk memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata.
Menurut Andra, pengembangan tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, kuliner, ekonomi kreatif, dan jasa. Pada akhirnya, berbagai upaya itu diharapkan menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif dan memberikan manfaat bagi pembangunan Kota Serang.
“Atas nama Pemprov Banten, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-19 kepada Pemkot Serang dan seluruh warga masyarakat Kota Serang,” tutupnya. (Red/Danu)




