kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbisNasionalNewsViral

Perusahaan Sepatu di Rangkasbitung Akan Relokasi Produksi, Ratusan Karyawan Terancam Terkena PHK

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
13 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak, Rully Chaeruliyanto.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Salah satu perusahaan industri sepatu di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, berencana memindahkan fasilitas produksinya ke luar daerah pada 2026. Rencana relokasi tersebut dikhawatirkan berdampak pada ratusan pekerja yang selama ini menggantungkan penghidupan dari perusahaan tersebut.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Rully Chaeruliyanto, membenarkan adanya informasi mengenai rencana relokasi pabrik dari Lebak ke wilayah lain di Pulau Jawa.

“Informasinya memang ada rencana relokasi ke daerah di Jawa, namun lokasi pastinya belum diketahui. Mereka memiliki lahan sendiri di sana, sedangkan fasilitas di Rangkasbitung selama ini masih menyewa,” ujar Rully saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (13/8/2026).

Menurut Rully, faktor biaya operasional diduga menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk memindahkan kegiatan produksinya. Salah satunya berkaitan dengan kenaikan upah minimum di Kabupaten Lebak.

- Advertisement -
Ad image

“Pertimbangan biaya menjadi salah satu alasan. Di daerah tujuan, upah tenaga kerja disebut masih lebih rendah dibandingkan di Lebak,” katanya.

Baca Juga:

Kisah Pilu Abah Basri, Lansia Sebatang Kara Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk
Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil
Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil
5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan

Di tengah rencana tersebut, pengurangan tenaga kerja disebut telah dilakukan secara bertahap. Sejumlah pekerja bahkan telah dirumahkan sambil menunggu keputusan final perusahaan mengenai keberlanjutan operasional pabrik di Rangkasbitung.

Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Lebak, Sidik Uen, mengatakan perusahaan saat ini masih mempekerjakan sekitar 800-900 karyawan. Namun, pihaknya mendapat informasi mengenai potensi PHK dalam jumlah besar pada September 2026.

“Informasinya memang mengarah ke sana. Saat ini pekerja sudah dirumahkan secara bertahap dan jumlah karyawan yang masih aktif diperkirakan sekitar 900 orang. Karena penutupan masih berupa rencana, kami masih menunggu perkembangan selanjutnya,” ujar Sidik.

Baca Juga:

APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun
Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi
Memotivasi 4.966 Mahasiswa Baru Uniba, Andra Soni Dorong Generasi Muda Punya Growth Mindset
Jurnalis Independen Wajib Kritis, Netral dan Bela Kepentingan Publik

Pemerintah Kabupaten Lebak bersama serikat pekerja masih memantau perkembangan rencana relokasi tersebut. Jika pemindahan produksi benar-benar terealisasi, langkah mitigasi ketenagakerjaan diharapkan dapat segera disiapkan untuk menekan dampak sosial dan ekonomi terhadap para pekerja.

- Advertisement -
Ad image

Hingga kini, keputusan final mengenai keberlanjutan operasional pabrik di Rangkasbitung masih menunggu kepastian dari pihak perusahaan. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Pemkab Lebak Perkuat Koordinasi Penyaluran Bantuan Pangan Juli-September 2026
Selanjutnya Dinas PUPR Lebak Gerak Cepat Tata Ulang Alun-alun Rangkasbitung
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polda Banten Tegaskan Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak

KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi

Perlu Uluran Tangan! Dua Tahun Berjuang Lawan Gangguan Pernapasan, Atqiyya Butuh BiPAP Rp125 Juta

ASDP di Tengah Debu Vulkanik : Ketika Keselamatan Bukan Sekadar Slogan

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Budaya Daerah

Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama

Daerah Hukum

Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda

Daerah Hukum

Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Budaya Daerah

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter

Daerah

Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com