Kobarnews.id, PANDEGLANG – Video warga yang membangun jalan secara swadaya di Kabupaten Pandeglang, Banten, viral di media sosial. Dalam video tersebut, warga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai belum mendapat perhatian memadai dari pemerintah.
Video yang diunggah akun TikTok Pandeglangviral itu memperlihatkan warga bergotong royong membangun jalan yang menghubungkan Desa Pasirawi dengan Desa Mogana. Pembangunan dilakukan menggunakan sumber daya dan swadaya masyarakat.
Seorang warga dalam video tersebut mengungkapkan kekecewaannya karena pembangunan jalan disebut telah dilakukan secara swadaya selama bertahun-tahun.
“Ini Desa Pasirawi menuju Desa Mogana. Lagi-lagi ada pembangunan infrastruktur jalan dari swadaya masyarakat,” ujar warga tersebut.
Dia mempertanyakan perhatian pemerintah, baik pemerintah pusat maupun daerah, terhadap kondisi jalan di wilayah tersebut.
Menurutnya, pemerintah mampu mengalokasikan anggaran untuk berbagai program. Namun, pembangunan jalan yang dinilai hanya membutuhkan beberapa kilometer tersebut disebut belum juga terealisasi meski telah berlangsung selama bertahun-tahun.
“Semua pemerintah bisa membangun yang begitu miliar, seperti contoh Koperasi Desa, tapi ini hanya berapa kilometer dan sudah puluhan tahun tidak kebangun,” katanya.
Warga tersebut juga menyinggung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dia mempertanyakan manfaat program tersebut bagi masyarakat jika kebutuhan dasar seperti infrastruktur jalan masih belum terpenuhi.
“Itu pertanyaan besar bagi kita semua, pemerintahnya pada ke mana? Gubernurnya seperti apa? Pak Prabowo sebagai Presiden Indonesia nggak tahu seperti apa? Apalagi bupatinya,” ujarnya.
Dia mengatakan pembangunan jalan secara swadaya bukan kali pertama dilakukan warga. Masyarakat disebut terpaksa bergotong royong untuk memperbaiki akses jalan yang belum kunjung dibangun pemerintah.
“Kita dari tahun ke tahun membangun jalan dari hasil swadaya masyarakat. Kita berjibaku ingin membangun jalan dengan swadaya masyarakat,” tuturnya.
“Jadi intinya tidak terasa adanya pemerintahan sudah 81 tahun Indonesia merdeka,” sambungnya.
Keluhan warga tersebut mencerminkan harapan agar pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan, mendapat perhatian lebih serius. Jalan yang layak dinilai penting untuk menunjang mobilitas warga, aktivitas ekonomi, serta akses terhadap layanan publik.
Sorotan terhadap pembangunan KDMP juga menjadi bagian dari kritik warga mengenai penggunaan anggaran pemerintah. Warga berharap berbagai program yang dibiayai anggaran negara dapat memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan dari pemerintah terkait kondisi jalan penghubung Desa Pasirawi-Desa Mogana maupun tanggapan atas keluhan warga dalam video tersebut. (Ris)




