Kobarbews.id, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni membeberkan sejumlah capaian pembangunan di Provinsi Banten saat menghadiri pelantikan pengurus dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai NasDem se-Provinsi Banten.
Acara tersebut digelar di Kantor DPW NasDem Banten, Palima, Kota Serang, Kamis (20/8/2026). Hadir dalam kegiatan itu jajaran DPW dan DPD NasDem se-Banten.
Dalam sambutannya, Andra mengapresiasi pelantikan pengurus sekaligus pelaksanaan Rakerwil NasDem. Menurutnya, forum tersebut penting untuk membahas berbagai persoalan aktual sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Banten mengucapkan selamat atas pelantikan dan Rakerwil DPW Partai NasDem Provinsi Banten sebagai forum strategis pembahasan berbagai isu aktual yang merepresentasikan kepentingan, harapan, dan aspirasi masyarakat untuk pembangunan Banten ke depan,” ujar Andra.
Dia mengatakan NasDem sebagai salah satu kekuatan politik di Banten memiliki peran penting dalam mengawal aspirasi masyarakat, memperkuat sistem politik, serta menjadi mitra strategis Pemprov Banten.
Menurutnya, sinergi tersebut juga dilakukan bersama anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi NasDem.
“Seluruh anggota Fraksi Partai NasDem, sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, bersama-sama Pemprov Banten bersinergi dan berkolaborasi dalam akselerasi pembangunan, khususnya dalam berbagai program prioritas,” katanya.
Sekolah Gratis hingga Transportasi Publik
Andra kemudian memaparkan sejumlah program pembangunan yang telah dijalankan Pemprov Banten. Salah satunya di bidang pendidikan melalui Program Sekolah Gratis.

Dia mengatakan Pemprov Banten melanjutkan kebijakan yang sebelumnya telah dijalankan gubernur terdahulu, Wahidin Halim, yakni menggratiskan sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi seperti SMA, SMK, dan SKh negeri.
Kebijakan itu kemudian diperluas pada 2025 melalui Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta.
Saat ini, sebanyak 801 sekolah swasta telah bekerja sama dengan Pemprov Banten. Program tersebut kini memasuki tahun kedua.
“Alhamdulillah, di tahun pertama kurang lebih sekitar 60.705 siswa-siswi Banten bersekolah dengan program sekolah gratis ini,” ungkapnya.
Di sektor kesehatan, Andra menyebut saat ini telah beroperasi empat rumah sakit daerah.
Sementara untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, Pemprov Banten terus mendorong ketersediaan transportasi publik. Salah satunya melalui pengoperasian angkutan massal Trans Banten koridor Terminal Pakupatan–Untirta Sindangsari.
Pemprov Banten juga terus mengupayakan reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung–Labuan yang masuk dalam proyek strategis nasional serta jalur Saketi–Bayah.
Selain itu, rencana pembangunan MRT rute Cikarang–Balaraja juga terus didorong. Infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan aksesibilitas masyarakat di kawasan Tangerang Raya sebagai bagian dari aglomerasi Jakarta.
Di bidang pembangunan sumber daya manusia, Pemprov Banten memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
Andra turut mengapresiasi anggota DPRD Banten dari Fraksi NasDem yang mendukung kebijakan tersebut melalui lahirnya peraturan daerah terkait perlindungan tenaga kerja rentan.
“Terima kasih kepada anggota DPRD Banten dari Partai NasDem yang terus mendukung dengan lahirnya perda terkait dengan perlindungan kepada tenaga kerja rentan,” tuturnya.
Ada Program Bang Andra untuk Desa
Andra juga memaparkan Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra. Program ini dijalankan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di pedesaan.
Program Bang Andra menjadi salah satu komitmen Pemprov Banten dalam menjawab kebutuhan masyarakat, memperbaiki aksesibilitas, sekaligus mendorong perekonomian desa.
Selain pembangunan infrastruktur, Pemprov Banten memberikan bantuan keuangan kepada 1.238 desa. Bantuan tersebut diharapkan mendorong semakin banyak desa naik status menjadi desa maju dan desa mandiri.
Menutup paparannya, Andra mengajak seluruh elemen masyarakat di Banten untuk bersama-sama mempercepat pembangunan daerah.
“Ayo sama-sama kita berjuang menjadikan Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” tandasnya. (Red/Oyo)




