Kobarnews.id, PANDEGLANG – Warga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan AMT Lintas Timur Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kondisi tersebut disebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindak lanjut berupa perbaikan maupun pemasangan PJU baru.
Jalan yang merupakan jalur nasional tersebut diketahui membentang dari kawasan Cigadung Kecamatan Karang Tanjung hingga Cipacung Kecamatan Kaduhejo. Minimnya penerangan pada malam hari dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Agus, warga sekitar, mengatakan kondisi minim penerangan di sepanjang jalan tersebut sudah terjadi selama belasan tahun. Menurutnya, hingga kini belum terlihat adanya upaya perbaikan atau penambahan PJU.
“Sudah belasan tahun PJU di sepanjang Jalan Lintas Timur Kadubanen, mulai dari Cigadung sampai Cipajung, minim penerangan. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda perbaikan atau pemasangan PJU baru,” ujar Agus kepada wartawan, Sabtu (22/8/2026) malam.
Ia berharap pemerintah segera memperhatikan kondisi tersebut. Menurutnya, penerangan sangat dibutuhkan karena jalan tersebut merupakan jalur nasional dan cukup banyak dilalui kendaraan, terutama pada malam hari.
Warga juga meminta pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani persoalan minimnya PJU di sepanjang jalan nasional tersebut.
Mereka khawatir kondisi jalan yang minim penerangan dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya pada malam hari.
Warga berharap adanya langkah nyata dari pemerintah agar kondisi penerangan di Jalan Lintas Timur Kadubanen Pandeglang segera diperbaiki demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten maupun Kabupaten Pandeglang belum bisa dimintai keterangan terkait hal tersebut. (Red/Riyan)



