Kobarnews.id, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni melepas ratusan peserta Gowes Merdeka 2026 di halaman Kantor Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (23/8/2026).
Andra menilai, komunitas sepeda tak sekadar menjadi wadah menjaga kebugaran. Lebih dari itu, komunitas tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah masyarakat.
Gowes Merdeka 2026 yang diinisiasi Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Tangsel itu diikuti pesepeda dari sekitar 200 komunitas. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Ketua DPRD Banten Yudi Budi Wibowo, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan, serta Ketua TP PKK Provinsi Banten Tinawati Andra Soni.
Andra mengapresiasi antusiasme peserta dari berbagai kelompok usia yang telah memadati lokasi sejak pagi. Menurutnya, bersepeda merupakan olahraga yang inklusif karena bisa dinikmati mulai anak-anak hingga lanjut usia.
“Gowes Merdeka, pegowes yang selalu bahagia. Saya melihat ada peserta yang sudah sangat senior, tetapi posturnya tetap tegap,” ujar Andra.
Dia mengatakan, kebiasaan bangun pagi, rutin berolahraga, dan aktif dalam komunitas menjadi bagian dari gaya hidup positif yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Karena itu, Andra berharap kegiatan seperti Gowes Merdeka dapat terus digelar dan menjadi ruang memperkuat kebersamaan lintas daerah sekaligus mendorong budaya hidup sehat di Provinsi Banten.
Di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyatakan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Dia mengatakan Pemkot Tangsel terus mendorong budaya bersepeda, terutama setelah terbentuknya kepengurusan baru Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Tangsel.
Pilar juga menyebut Gowes Merdeka sebagai pemantik semangat masyarakat menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten yang akan digelar November 2026.
“Ke depan kami harap agenda serupa makin sering digelar bersama kepengurusan baru ISSI, sekaligus membawa semangat dalam menyukseskan Porprov Banten pada November 2026,” tutur Pilar.
Menurut Pilar, esensi kegiatan bukan semata-mata soal seberapa jauh jarak yang ditempuh. Yang lebih penting adalah tumbuhnya kebersamaan serta budaya hidup sehat di kalangan pencinta sepeda. (Red/Reza)



