Kobarnews.id, LEBAK – SD Terpadu Al-Qudwah Lebak terus memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang serta pendidikan anak. Salah satunya melalui kegiatan pengajian orang tua siswa yang menghadirkan KH Samson Rahman, MA.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pihak sekolah, komite, dan orang tua siswa. Selain menambah wawasan keagamaan, pengajian juga menjadi ruang bagi para orang tua untuk belajar bersama sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan anak di lingkungan keluarga.
Kepala SD Terpadu Al-Qudwah Lebak, Luky Saputra, S.Pd. MG, mengatakan pendidikan anak tidak sepenuhnya dapat diserahkan kepada sekolah. Menurutnya, keluarga memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan kebiasaan positif anak.
“Apa yang diperoleh anak di sekolah perlu mendapatkan penguatan melalui lingkungan keluarga. Karena itu, komunikasi dan sinergi antara sekolah dengan orang tua harus terus dibangun,” kata Luky kepada media, Minggu (23/8/2026).
Ia menegaskan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah memberikan pembelajaran dan pembinaan, sedangkan orang tua berperan melanjutkan sekaligus menguatkan pendidikan tersebut di rumah.
“Pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Sekolah memberikan pembelajaran dan pembinaan, sementara orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk melanjutkan dan menguatkannya di rumah,” ujarnya.
Menurut Luky, pengajian orang tua juga menjadi sarana untuk membangun kebiasaan positif di dalam keluarga. Orang tua tidak hanya diharapkan mengarahkan anak agar mencintai dan mempelajari Al-Qur’an, tetapi juga memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat tersebut, lanjut dia, sejalan dengan upaya sekolah dalam membangun generasi Qur’ani. Keteladanan orang tua dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menumbuhkan kecintaan anak terhadap Al-Qur’an.
“Harapannya, bukan hanya anak-anak yang dekat dengan Al-Qur’an, tetapi orang tua juga terus belajar, membaca dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Dengan begitu, anak mendapatkan keteladanan langsung dari keluarganya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, KH Samson Rahman, MA, memberikan tausiah dan pembinaan kepada para orang tua siswa. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal bagi orang tua dalam menjalankan perannya sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya belajar bersama di lingkungan keluarga besar SD Terpadu Al-Qudwah Lebak. Para orang tua diajak untuk terus belajar, khususnya dalam memahami cara mendampingi anak menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.
Luky menambahkan sekolah akan terus mendorong kegiatan yang dapat memperkuat hubungan dengan orang tua siswa. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak akan lebih optimal apabila sekolah dan keluarga memiliki visi serta komitmen yang sama.
“Ketika sekolah dan orang tua bisa berjalan bersama, insyaallah pendidikan anak akan lebih kuat. Kita ingin membangun bukan hanya anak yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki akhlak, karakter dan kecintaan terhadap Al-Qur’an,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan pengajian orang tua dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi seluruh keluarga besar SD Terpadu Al-Qudwah Lebak.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah menegaskan pentingnya peran keluarga dalam membangun karakter anak. Silaturahmi, penguatan nilai agama, dan keteladanan orang tua diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an. (Red)




