Kobarnews.id, SERANG – Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Banten Championship 2026. Ajang tersebut digelar di Gelanggang Remaja Ciceri, Kota Serang, Jumat (28/8/2026).
Kejurnas tersebut diikuti sekitar 1200 pesilat dan 161 kontingen dari 15 provinsi di Indonesia. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mencari bibit-bibit pesilat berprestasi.
Dalam sambutannya, Dimyati mengatakan pencak silat tidak hanya menjadi cabang olahraga, tetapi juga bagian dari kebudayaan Indonesia yang harus terus dilestarikan.
“Pencak silat adalah jati diri sekaligus kehormatan bangsa Indonesia. Lewat Kejurnas ini, kita tidak hanya melahirkan juara baru, tetapi juga merawat akar kebudayaan yang menjadi kebanggaan kita bersama di kancah internasional,” kata Dimyati saat membuka kegiatan.
Usai membuka kejuaraan, Dimyati mengatakan kompetisi pencak silat tingkat nasional perlu digelar secara rutin. Menurutnya, semakin banyak kompetisi akan membuka peluang bagi munculnya atlet-atlet muda berprestasi.
“Event-event nasional seperti ini harus diperbanyak dan dirutinkan. Ini penting agar harapan bangsa terhadap pesilat-pesilat tangguh yang lahir dari Indonesia, terutama dari Banten, itu terus ada regenerasi,” ujarnya.
Dimyati menegaskan Pemprov Banten berkomitmen mendukung pembinaan atlet pencak silat. Dia berharap Kejurnas Banten Championship 2026 dapat menjadi ajang untuk menjaring pesilat muda potensial.
“Harapannya dari sini lahir bibit-bibit juara baru yang nantinya bisa membawa nama harum Indonesia, khususnya Banten, di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.
Kejurnas Pencak Silat Banten Championship 2026 berlangsung pada 28-30 Agustus 2026. Para peserta akan bertanding memperebutkan prestasi sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi atlet pencak silat Indonesia. (Red/Oyo)



