Kobarnews.id, PANDEGLANG – Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda masih berstatus Level III atau Siaga. Di tengah aktivitas vulkanik tersebut, petugas Balawista Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, tetap bertahan di pos penjagaan.
Kewaspadaan ditingkatkan menyusul getaran yang dirasakan di wilayah Carita sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.
Anggota Balawista Pantai Carita, Yopi Agustina mengatakan, getaran akibat aktivitas GAK cukup terasa di wilayah tersebut.
“Memang ada getaran dari semalam sampai pagi tadi. Kerasa lumayan, agak keras juga,” kata Yopi saat ditemui di kawasan Pantai Carita, Sabtu (5/9/2026).
Meski merasakan getaran, petugas Balawista tetap menjalankan penjagaan dan memantau kondisi di sekitar pantai. Mereka juga bersiap mengambil langkah apabila terjadi perubahan situasi.
“Ada sedikit kekhawatiran, pasti ada. Cuma kita tetap di pos, tetap siaga,” tegasnya.
Menurut Yopi, kewaspadaan diperlukan karena aktivitas GAK masih menjadi perhatian. Balawista menjadi salah satu unsur yang berada langsung di kawasan pesisir sehingga kondisi di lapangan terus diperhatikan.
Di tengah situasi tersebut, Balawista mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap mengikuti informasi serta arahan resmi.
“Kita mengimbau kepada pengunjung dan masyarakat agar tidak panik,” ujarnya.
Ia menambahkan, petugas akan mengikuti perkembangan kondisi dan mengambil langkah sesuai situasi di lapangan.
“Kalau ada perkembangan atau perubahan kondisi, kita akan mengikuti arahan dan melakukan langkah yang diperlukan di lapangan,” tambahnya.
Yopi menegaskan personel Balawista tetap bersiaga selama aktivitas GAK masih berlangsung.
“Kita tetap di pos, tetap siaga. Yang penting kita terus memantau kondisi dan mengimbau masyarakat agar tidak panik,” tandasnya. (Red)




