Kobarnews.id, SERANG – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menilai guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus. Menurutnya, menjadi guru PAUD membutuhkan kesabaran, keterampilan, keahlian, dan dedikasi tinggi.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Rachmatoellah Convention Hall, Kampus Universitas Serang Raya (Unsera), Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu (5/9/2026).
“Alhamdulillah, tidak terasa sudah 21 tahun organisasi HIMPAUDI kompak dan bersatu. Jaga terus persatuan dan kesatuan,” kata Dimyati.
Dia mengatakan pendidikan anak usia dini tidak sekadar mengajarkan kemampuan dasar, tetapi juga menjadi tahap penting dalam membentuk kemandirian, kedisiplinan, akhlak, dan budi pekerti anak.
“Melalui PAUD, anak-anak dilatih kemandiriannya agar lebih terampil dan disiplin. Yang paling penting, mereka mulai dibiasakan untuk berdoa dalam setiap aktivitas, seperti sebelum tidur. Semua itu diajarkan oleh guru-guru PAUD,” ujarnya.
Dimyati berharap HIMPAUDI yang memasuki usia ke-21 dapat terus berkembang, menjaga kekompakan, dan meningkatkan kualitas para pendidik PAUD.
“Semoga di usia ke-21 ini, HIMPAUDI terus sukses, jaya, dan kompak,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Banten Euis Rusmalina mengatakan kualitas pendidikan para guru PAUD terus meningkat. Menurutnya, sebagian besar guru PAUD saat ini telah mengenyam pendidikan hingga jenjang sarjana.
“Sekarang guru-guru PAUD itu rata-rata pendidikannya sudah Strata 1 (S1), dan alhamdulillah ada juga yang sudah Strata 2 (S2),” ungkap Euis.
Euis juga mengaku terharu atas kehadiran Wagub Banten dalam acara tersebut. Dia mengatakan undangan kepada Dimyati disampaikan secara sederhana karena keterbatasan.
“Padahal, mohon maaf, undangannya hanya melalui pesan WhatsApp karena keterbatasan. Kami ingin semuanya hadir di sini, dan alhamdulillah beliau menyempatkan hadir,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga memberikan bantuan sebagai bentuk dukungan kepada HIMPAUDI. Bantuan sebesar Rp 10 juta diserahkan kepada Pengurus Wilayah HIMPAUDI Provinsi Banten.
Selain itu, bantuan masing-masing Rp 5 juta diberikan kepada pengurus HIMPAUDI di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten. (Red)




