kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahNasionalViral

Wayang Nganjor Bawa Rampak Bedug Pandeglang ke Panggung Nasional melalui IDP Fest 2026

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
5 September 2026
Bagikan
3 menit baca
Rampak bedug Pandeglang bersama Wayang Nanjor saat pentas di TMI Jakarta.
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Rampak Bedug khas Pandeglang, Banten, tampil di panggung nasional melalui IDP Fest 2026. Wayang Nganjor Indonesia membawakan kesenian tradisional tersebut di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.

Dalam penampilannya, Wayang Nganjor Indonesia berkolaborasi dengan IDP Orchestra. Rampak Bedug dikemas dalam aransemen musik kontemporer yang diorkestrasi oleh musikus sekaligus komposer Ekki Soekarno.

Pertunjukan tersebut juga melibatkan Yuyun Arfah. Vokal Yuyun memperkaya warna musikal dan memberikan sentuhan emosional dalam perpaduan Rampak Bedug dengan orkestrasi modern.

Penggagas Wayang Nganjor Indonesia, Tirta Nugraha Pratama, mengatakan keikutsertaan dalam IDP Fest 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan identitas budaya Pandeglang-Banten kepada khalayak yang lebih luas.

- Advertisement -
Ad image

“Keikutsertaan Wayang Nganjor Indonesia dalam IDP Fest 2026 bukan sekadar kesempatan untuk tampil di panggung nasional. Ini bagian dari semangat nganjor: berkunjung, berjumpa, dan bernegosiasi secara kreatif dengan beragam bentuk serta bahasa artistik,” ujar Tirta kepada wartawan usai acara tersebut, Jum’at (4/9/2026) malam.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Menurut Tirta, Rampak Bedug tidak ditempatkan sekadar sebagai pelengkap pertunjukan. Kesenian tersebut menjadi identitas budaya Pandeglang-Banten yang dipertemukan dengan musik kontemporer.

“Rampak Bedug kami hadirkan bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai identitas Pandeglang-Banten yang memiliki kekuatan untuk berdialog dengan musik kontemporer,” katanya.

Dia menilai kolaborasi dengan IDP Orchestra membuktikan seni tradisi dapat berkembang dan masuk ke ruang pertunjukan modern tanpa kehilangan akar budayanya.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

“Tradisi akan tetap hidup ketika diberikan ruang untuk berkembang. Pertemuan antara Rampak Bedug, orkestrasi Ekki Soekarno, serta kekuatan vokal Yuyun Arfah membentuk dialog artistik yang luar biasa,” tuturnya.

- Advertisement -
Ad image
Dalang Wayang Nanjor bersama tim rampak bedug Pandeglang.

Selain pertunjukan, Wayang Nganjor Indonesia turut memberikan edukasi mengenai Rampak Bedug melalui sesi Impresi Perkusi Indonesia. Sesi ini menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas, nilai, karakter, dan potensi pengembangan Rampak Bedug sebagai seni perkusi tradisional Banten.

“Kami tidak hanya hadir untuk mempertunjukkan Rampak Bedug, tetapi juga berbagi pengetahuan mengenai nilai budaya yang hidup di dalamnya. Bagi kami, panggung pertunjukan dan ruang edukasi merupakan dua hal yang saling melengkapi dalam upaya merawat dan mengembangkan kebudayaan,” kata Tirta.

Tirta berharap keterlibatan Wayang Nganjor Indonesia di IDP Fest 2026 dapat membuka ruang lebih luas bagi seniman daerah untuk mengembangkan kebudayaan melalui kreativitas dan kolaborasi.

- Advertisement -
Ad image

“Kami berharap keterlibatan ini dapat membuka jalan yang lebih luas bagi para seniman daerah untuk menjadikan kebudayaan sebagai sumber penciptaan yang hidup, relevan, dan membanggakan,” ujarnya.

Penampilan tersebut menjadi momentum bagi Rampak Bedug Pandeglang untuk memperluas ruang apresiasi di tingkat nasional. Kesenian tradisional yang tumbuh di Banten itu kini dipertemukan dengan orkestrasi modern tanpa meninggalkan identitas budayanya. (Red/Rez)

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Wagub Banten Sebut Guru PAUD Punya Peran Besar Bentuk Akhlak Anak
Selanjutnya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai 50 Ribu Kaki, Bergerak ke Barat-Tenggara
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com