Kobarnews.id, LEBAK – Harapan Abah Madhalim (86), warga Kampung Kopi, Desa Kertaraharja, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, untuk memiliki rumah yang layak mulai terwujud. Lansia yang akrab disapa Abah Kangkung itu menerima tambahan bantuan sebesar Rp30 juta untuk menyelesaikan pembangunan rumah baru sekaligus pembuatan sumur bor.
Bantuan tersebut membuat Abah Madhalim tak lagi harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih seperti yang selama ini dilakukannya.
Sebelumnya, kisah hidup Abah Madhalim menjadi perhatian publik setelah kondisi rumahnya yang tidak layak huni viral di media sosial. Di usia senja, ia tinggal di rumah sederhana dan setiap hari harus mengambil air dari lokasi yang cukup jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Setelah kisahnya menyebar, bantuan datang dari berbagai pihak. Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Sosial, Baznas, serta sejumlah komunitas kemanusiaan ikut memberikan dukungan.
Salah satu kolaborasi yang kini berjalan adalah pembangunan rumah baru melalui UPZ ASN Baznas Provinsi Banten bersama Respek Peduli Lebak.
Relawan Respek Peduli Lebak, Delima, mengatakan rumah baru Abah Madhalim akan dibangun di belakang rumah anaknya. Saat ini, proses pengurusan akta kepemilikan tanah atas nama Abah Madhalim juga sedang dilakukan.
“Sebelumnya, UPZ ASN Baznas Provinsi Banten telah menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta yang langsung digunakan untuk membeli material bangunan. Sementara Respek Peduli melengkapi kebutuhan pembangunan berupa kekurangan material, pengadaan perabot rumah, serta pembiayaan pembuatan sumur bor,” kata Delima.
Ia bersyukur pembangunan rumah akhirnya dapat direalisasikan berkat gotong royong berbagai pihak.
“Kami sangat bersyukur karena gotong royong dari begitu banyak orang akhirnya bisa mewujudkan impian Abah Madhalim memiliki rumah yang layak. Bantuan ini bukan hanya tentang membangun rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kemudahan akses air bersih agar Abah tidak lagi harus berjalan jauh mengambil air. Terima kasih kepada seluruh donatur dan semua pihak yang telah mempercayakan amanah ini kepada kami,” ujar Delima.
Menurut Delima, perkembangan pembangunan rumah akan terus disampaikan melalui akun media sosial Respek Peduli agar para donatur dapat mengikuti proses pengerjaannya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup Abah Madhalim di masa tuanya. Setelah puluhan tahun tinggal di rumah yang tidak layak, kini ia memiliki harapan untuk menjalani sisa hidup dengan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan memiliki akses air bersih. (Dian)



