Kobarnews.id, LEBAK – Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) Lebak menyoroti penanganan kasus dugaan penculikan dan pengeroyokan terhadap aktivis Fam Fuk Tjhong alias Uun. ALARM meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut.
Hal itu disampaikan setelah ALARM Lebak menggelar audiensi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten, Jumat (7/8/2026).
Dalam audiensi tersebut, penyidik Polda Banten menyampaikan perkembangan penyidikan. Polisi menyebut alat bukti yang dimiliki saat ini belum cukup untuk menetapkan tersangka tambahan maupun memproses pihak lain yang diduga terlibat.
Inisiator ALARM Lebak, Arwan, mengatakan pihaknya mendapat penjelasan langsung dari penyidik mengenai perkembangan kasus tersebut.
“Untuk sementara, kami mendapat penjelasan bahwa proses hukum masih berjalan terhadap empat tersangka,” kata Arwan.
Menurut Arwan, ALARM tetap berharap penyidikan dilakukan secara menyeluruh. Polisi diminta tidak hanya mengusut pihak yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa tersebut.
“Kami sangat mendukung penuh Polda Banten dalam menangani kasus ini. Kami percaya pada integritas dan kemampuan penyidik Polda Banten untuk mengungkap kasus ini secara utuh dan menyeluruh,” ujarnya.
Arwan mengatakan masyarakat juga berharap penyidik menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang diduga berperan dalam kasus tersebut, termasuk pihak yang diduga menjadi aktor intelektual atau memberikan perintah.
Baca juga: Kasus Dugaan Penculikan Aktivis Uun Masih Diselidiki Polda Banten
Kasus dugaan penculikan dan pengeroyokan terhadap Uun sebelumnya mendapat perhatian sejumlah aktivis dan organisasi masyarakat sipil di Kabupaten Lebak.
Mereka turut mengawal proses hukum dan mendorong agar penyidikan dilakukan secara transparan serta profesional.
ALARM Lebak menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut. Mereka meminta setiap pihak yang nantinya terbukti terlibat diproses sesuai ketentuan hukum.
Sementara itu, Polda Banten masih melakukan penyidikan dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa dugaan penculikan dan pengeroyokan terhadap Fam Fuk Tjhong alias Uun. (Dian)




