kobarnews.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Featured
  • Health
  • Research
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNasionalNewsPemerintahanViral

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya September

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
2 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Distribusi air bersih mulai disalurkan ke berbagai daerah terdampak kekeringan.
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada September sehingga potensi kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia meningkat.

BMKG menyebut kondisi tersebut dipengaruhi menguatnya fenomena El Nino yang berpotensi menekan curah hujan di berbagai daerah. Dampaknya antara lain berkurangnya ketersediaan air, meningkatnya risiko gagal panen, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan El Nino 2026 telah aktif dan diperkirakan mencapai kategori sangat kuat. Kondisi itu membuat musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan rata-rata tahunan.

“Masyarakat dan pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini agar dampak kemarau dapat diminimalkan,” kata Teuku Faisal kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Teuku, BMKG mengimbau pemerintah daerah, pelaku pertanian, pengelola sumber daya air, hingga masyarakat memperkuat langkah mitigasi. Upaya yang disarankan meliputi penghematan penggunaan air, penguatan sistem irigasi, penyiapan cadangan air bersih, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Baca Juga:

SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa
Lebak Tanam Padi Serempak 38 Hektare, Dukung Target Swasembada Pangan
Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah
Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka

Ia juga meminta pemerintah daerah yang selama ini mengalami penurunan debit air, seperti di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara, segera memetakan wilayah rawan kekeringan serta memastikan distribusi air bersih tetap berjalan apabila kondisi memburuk.

Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi. Sebab, dinamika atmosfer masih dapat memengaruhi intensitas maupun durasi musim kemarau di masing-masing wilayah. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Bupati Dewi Setiani Tutup Workshop GTK Pandeglang, Dorong Guru Terus Berinovasi
Selanjutnya Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini
TERKINI

Pemuda Galaxy Silebu Pasuluhan Siap Meriahkan HUT ke-81 RI, Gelar Lomba hingga Hiburan

Jual 90 Persen Kamera, Pemuda Pandeglang Ini Raup Cuan dari Momentum IHSG Anjlok

Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif

Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah

Mentan Amran Bongkar Ulah Mafia Beras, Janji Sikat Tuntas dalam Dua Pekan

Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga

Kapolres Lebak Pimpin Patroli KRYD Gabungan, Sasar Titik Rawan Kriminalitas

Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini

- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Inspirasi

Bupati Dewi Setiani Tutup Workshop GTK Pandeglang, Dorong Guru Terus Berinovasi

Daerah News

Rotasi 102 Pejabat, Walkot Tangerang: Birokrasi Harus Makin Gesit Layani Masyarakat

Hukum Nasional

Kejagung Geledah Rumah Tersangka TPPU, Sita Dokumen Penting

Daerah Inspirasi

Karang Taruna Salurkan 96 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulomerak

Daerah Ekbis

Gebyar Bakti Wanita Nusantara Ramai, Perempuan dan UMKM Cilegon Makin Berdaya

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • News
  • Hukum
  • Nasional
  • Viral
  • Olahraga
  • Inspirasi
  • Politik
  • Opinion
  • Internasional
  • Pemerintahan
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com