kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNasionalNewsPemerintahanViral

BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya September

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
2 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Distribusi air bersih mulai disalurkan ke berbagai daerah terdampak kekeringan.
Bagikan

Kobarnews.id, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 akan berlangsung lebih kering dibandingkan kondisi normal. Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada September sehingga potensi kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia meningkat.

BMKG menyebut kondisi tersebut dipengaruhi menguatnya fenomena El Nino yang berpotensi menekan curah hujan di berbagai daerah. Dampaknya antara lain berkurangnya ketersediaan air, meningkatnya risiko gagal panen, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan El Nino 2026 telah aktif dan diperkirakan mencapai kategori sangat kuat. Kondisi itu membuat musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan rata-rata tahunan.

“Masyarakat dan pemerintah daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini agar dampak kemarau dapat diminimalkan,” kata Teuku Faisal kepada wartawan, Minggu (2/8/2026).

- Advertisement -
Ad image

Menurut Teuku, BMKG mengimbau pemerintah daerah, pelaku pertanian, pengelola sumber daya air, hingga masyarakat memperkuat langkah mitigasi. Upaya yang disarankan meliputi penghematan penggunaan air, penguatan sistem irigasi, penyiapan cadangan air bersih, serta peningkatan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Baca Juga:

DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029
Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga
Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD

Ia juga meminta pemerintah daerah yang selama ini mengalami penurunan debit air, seperti di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara, segera memetakan wilayah rawan kekeringan serta memastikan distribusi air bersih tetap berjalan apabila kondisi memburuk.

Selain itu, BMKG mengimbau masyarakat terus memantau informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi. Sebab, dinamika atmosfer masih dapat memengaruhi intensitas maupun durasi musim kemarau di masing-masing wilayah. (Dian)

Baca Juga:

Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia
Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup
Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api
Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Bupati Dewi Setiani Tutup Workshop GTK Pandeglang, Dorong Guru Terus Berinovasi
Selanjutnya Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26

Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal

Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak

Daerah Infrastruktur

Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen

Daerah Hukum

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Sasar 3 Titik

Daerah Hukum

Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polisi Tindak Pelanggar Lalu Lintas di Lebak

Daerah Inspirasi

Sepekan Digembleng, KUMALA Siapkan Kader Jadi Pemimpin Masa Depan

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com