kobarnews.id
Kamis, 17 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
InspirasiKesehatan

Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
2 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Diabetes, hipertensi, dan asam urat menjadi tiga penyakit tidak menular yang kerap dijuluki silent disease karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada dan mengenali tanda-tandanya sejak dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Diabetes umumnya ditandai dengan sering buang air kecil, mudah haus, cepat lelah, serta luka yang sulit sembuh. Sementara hipertensi dapat menimbulkan keluhan seperti sakit kepala di bagian belakang, leher terasa tegang, pandangan kabur, hingga telinga berdenging. Adapun kadar asam urat yang tinggi biasanya ditandai nyeri mendadak pada persendian, terutama di ibu jari kaki, disertai pembengkakan dan kemerahan.

Dokter holistik menjelaskan, ketiga penyakit tersebut tidak hanya dipengaruhi faktor fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan pola hidup secara menyeluruh. Pola makan yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik, stres berkepanjangan, kualitas tidur yang buruk, hingga kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol disebut menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.

Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya berfokus pada penurunan kadar gula darah, tekanan darah, atau asam urat. Perubahan gaya hidup juga dinilai penting untuk membantu mengendalikan penyakit, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, tidur yang cukup, hingga menjaga kesehatan mental dan emosional.

- Advertisement -
Ad image

Meski demikian, pendekatan holistik bukanlah pengganti pengobatan medis. Terapi holistik sebaiknya menjadi pelengkap pengobatan konvensional yang dilakukan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Baca Juga:

Pertamina EP Suntik Dana, Bidan Klinik Saung Sehat Baduy Dipastikan Tetap Melayani Setahun
KH Sulaiman Effendi: Pesantren Jangan Hanya Jadi Konsumen, tapi Penggerak Ekonomi
ASDP di Tengah Debu Vulkanik : Ketika Keselamatan Bukan Sekadar Slogan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama

Pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis serta menentukan terapi yang sesuai.

Selain itu, masyarakat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, obesitas, kurang aktivitas fisik, maupun berusia di atas 40 tahun.

Mengenali gejala sejak dini dan menerapkan pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi akibat diabetes, hipertensi, dan asam urat. Pencegahan yang dilakukan secara konsisten dinilai jauh lebih efektif dibandingkan mengobati penyakit setelah berkembang menjadi lebih berat. (Dian)

Baca Juga:

AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah
Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten
Ketum PBMA Dorong Lompatan Besar Mathla’ul Anwar Jateng
Haul ke-2 Pendiri Ponpes Al-Ihsan Digelar Sepekan, Santri Diajak Teladani Jejak KH Asmuni
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya September
Selanjutnya Kapolres Lebak Pimpin Patroli KRYD Gabungan, Sasar Titik Rawan Kriminalitas
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Polri Dampingi Keluarga Jurnalis Hilang, SAR Hari Kesembilan Masih Nihil

Hari Kesembilan, Pencarian KM Arupadatu I Masih Nihil

5-6 Sungai di Kota Serang Dinormalisasi Jelang Musim Hujan

APBD Perubahan Kabupaten Serang 2026 Disepakati, Belanja Jadi Rp 3,468 Triliun

Peningkatan Kapasitas SDM Satlinmas Pandeglang Diapresiasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Inspirasi

BAZNAS Banten Buka Dapur Umum di Posko Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK

Daerah Inspirasi

Warga Carita Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang

Daerah Inspirasi

Bapera Banten Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang di Selat Sunda

Daerah Inspirasi

Bupati Dewi Tahan Tangis Lepas Tim SAR Cari 5 Jurnalis dan 3 ABK yang Hilang

Daerah Hukum

Subdenpom Pandeglang Gandeng Polisi dan Jasa Raharja Sosialisasikan Safety Riding ke TNI

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com