kobarnews.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Featured
  • Health
  • Research
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
InspirasiKesehatan

Jangan Tunggu Sakit Parah! Dokter Holistik Ingatkan Pentingnya Mengenali 3 Silent Disease Sejak Dini

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
2 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Diabetes, hipertensi, dan asam urat menjadi tiga penyakit tidak menular yang kerap dijuluki silent disease karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, masyarakat diimbau lebih waspada dan mengenali tanda-tandanya sejak dini agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat.

Diabetes umumnya ditandai dengan sering buang air kecil, mudah haus, cepat lelah, serta luka yang sulit sembuh. Sementara hipertensi dapat menimbulkan keluhan seperti sakit kepala di bagian belakang, leher terasa tegang, pandangan kabur, hingga telinga berdenging. Adapun kadar asam urat yang tinggi biasanya ditandai nyeri mendadak pada persendian, terutama di ibu jari kaki, disertai pembengkakan dan kemerahan.

Dokter holistik menjelaskan, ketiga penyakit tersebut tidak hanya dipengaruhi faktor fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan pola hidup secara menyeluruh. Pola makan yang tidak sehat, kurang aktivitas fisik, stres berkepanjangan, kualitas tidur yang buruk, hingga kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol disebut menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit kronis.

Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya berfokus pada penurunan kadar gula darah, tekanan darah, atau asam urat. Perubahan gaya hidup juga dinilai penting untuk membantu mengendalikan penyakit, mulai dari mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, tidur yang cukup, hingga menjaga kesehatan mental dan emosional.

- Advertisement -
Ad image

Meski demikian, pendekatan holistik bukanlah pengganti pengobatan medis. Terapi holistik sebaiknya menjadi pelengkap pengobatan konvensional yang dilakukan di bawah pengawasan tenaga kesehatan.

Baca Juga:

Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif
Nabil Jayabaya dan Peta Kekuatan Baru Demokrat Banten
Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga
Bupati Dewi Setiani Tutup Workshop GTK Pandeglang, Dorong Guru Terus Berinovasi

Pemeriksaan laboratorium dan konsultasi dengan dokter tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis serta menentukan terapi yang sesuai.

Selain itu, masyarakat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga, obesitas, kurang aktivitas fisik, maupun berusia di atas 40 tahun.

Mengenali gejala sejak dini dan menerapkan pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi akibat diabetes, hipertensi, dan asam urat. Pencegahan yang dilakukan secara konsisten dinilai jauh lebih efektif dibandingkan mengobati penyakit setelah berkembang menjadi lebih berat. (Dian)

Baca Juga:

Karang Taruna Salurkan 96 Ton Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pulomerak
Gebyar Bakti Wanita Nusantara Ramai, Perempuan dan UMKM Cilegon Makin Berdaya
Kobarnews.id Resmi Mengudara Lahir di Bulan Kemerdekaan, R Haris Yadi: Semangat Membangun Lewat Informasi
Bupati Tangerang Resmikan Sekretariat KAHMI-HMI, Harap Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya BMKG: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Kering, Puncaknya September
Selanjutnya Kapolres Lebak Pimpin Patroli KRYD Gabungan, Sasar Titik Rawan Kriminalitas
TERKINI

Pemuda Galaxy Silebu Pasuluhan Siap Meriahkan HUT ke-81 RI, Gelar Lomba hingga Hiburan

SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa

Lebak Tanam Padi Serempak 38 Hektare, Dukung Target Swasembada Pangan

Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah

Jual 90 Persen Kamera, Pemuda Pandeglang Ini Raup Cuan dari Momentum IHSG Anjlok

Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka

Saluran Air dan Sungai Cikatapis Dibersihkan, Warga Minta Penanganan Tak Berhenti di Gotong Royong

Gubernur Andra Soni Luncurkan Logo Baru Bank Banten, Simbol Kepercayaan hingga Harapan

- Advertisement -
Ad image
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com