Kobarnews.id, LEBAK – Dapur sekolah SDIT Peradaban Mulia, Kecamatan Bayah, Lebak, mendadak ramai. Siswa kelas 5 dan 6 antusias mengikuti kegiatan Cooking Class yang digelar pada Rabu (2/9/2026).
Bukan sekadar belajar memasak, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, melatih kemandirian, bekerja sama, sekaligus mengenal pentingnya memilih dan mengolah makanan sehat.
Dalam kegiatan itu, setiap kelas mendapat tantangan membuat kreasi menu yang berbeda. Siswa kelas 5-A membuat Fruit Stick Chocolate Sausage dan Milk Ice Jelly.
Sementara kelas 5-B berkreasi dengan Taekwan Sagu Palembang dan es mangga. Adapun kelas 6-A membuat Nasi Bakar Suwir Ayam dan es teh susu.
Sedangkan kelas 6-B menghadirkan Cikuro dan Matcha Latte Cream.
Para siswa tidak hanya dituntut menghasilkan makanan. Mereka juga terlibat langsung dalam setiap proses, mulai dari menyiapkan bahan, mengolah makanan, bekerja dalam kelompok hingga menyajikan hasil kreasi.
Pengurus Yayasan SDIT Peradaban Mulia, Hilman Rohmansyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa.
“Ini pengalaman yang sangat berharga. Anak-anak tidak hanya belajar memasak, tetapi juga belajar bekerja sama, mandiri, berkreasi, dan mengenal makanan sehat,” ujar Hilman.
Kepala SDIT Peradaban Mulia, Madri, turut mengapresiasi antusiasme siswa dan guru yang terlibat. Menurutnya, Cooking Class menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mendorong anak lebih aktif, kreatif, dan berani mencoba hal baru.
Keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Para siswa menikmati proses mengolah bahan makanan hingga menghasilkan berbagai menu yang kemudian disajikan bersama.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui aktivitas di dapur sekolah, siswa juga dapat belajar tentang tanggung jawab, kolaborasi, kreativitas, kemandirian, serta pola hidup sehat. (Red/Dian)



