Kobarnews.id, PANDEGLANG – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajukan dukungan anggaran kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kualitas jalan di wilayahnya.
Usulan tersebut disampaikan Dewi saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian PU pada Senin (3/8/2026).
Menurut Dewi, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Pandeglang karena berperan penting dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sejumlah ruas jalan masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat agar penanganannya dapat dilakukan secara optimal,” kata Dewi kepada wa
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, sekitar 32 persen atau sekitar 250 kilometer dari total jaringan jalan kabupaten pada 2025 masih dalam kondisi rusak. Kabupaten Pandeglang sendiri memiliki luas wilayah sekitar 2.771 kilometer persegi.
Dewi mengatakan, pihaknya tidak hanya menyampaikan usulan secara administratif, tetapi juga melakukan komunikasi langsung dengan Kementerian PU agar pembangunan jalan di Pandeglang menjadi perhatian pemerintah pusat.
“Kami berharap usulan pembangunan maupun peningkatan kualitas jalan di Kabupaten Pandeglang dapat direalisasikan,” ujarnya.
Ia menilai dukungan pemerintah pusat akan mempercepat perbaikan infrastruktur jalan yang berdampak pada kelancaran aktivitas ekonomi, kemudahan akses pendidikan dan layanan kesehatan, pengembangan sektor pariwisata, hingga peningkatan investasi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Pandeglang berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Pandeglang Andri Wisudawan mengatakan, sejumlah ruas jalan yang diusulkan menjadi prioritas penanganan antara lain Cimanuk, Cikeusik-Leuwibalang, Angsana-Lebak, Patia-Nabeng, serta beberapa ruas strategis lainnya.
“Usulan ini bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat,” kata Andri.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Preservasi Wilayah IB Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU Novri Haryandi menyambut baik usulan tersebut.
“Usulan yang disampaikan akan dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan, prioritas program, serta ketersediaan anggaran,” ujar Novri. (Riyan)




