Kobarnews.id, PANDEGLANG – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang terus membenahi pengelolaan fasilitas olahraga milik pemerintah daerah. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Pandeglang, Suhaedi, mengatakan, pembenahan diawali dengan penataan sumber daya manusia. Petugas kini ditempatkan sesuai tugas dan fungsinya di sejumlah fasilitas olahraga, seperti Stadion Badak, Stadion Mini Berkah, Graha Pancasila (GP), dan GOR Cikupa.
“Seluruh petugas sudah ditempatkan sesuai kebutuhan sehingga masyarakat yang ingin menggunakan stadion maupun GOR bisa langsung mendapatkan pelayanan di lokasi,” ujar Suhaedi kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Tak hanya itu, Disdikpora juga melakukan perbaikan dan pemeliharaan sarana olahraga. Hasilnya, sejumlah fasilitas yang sebelumnya kurang optimal kini kembali dapat dimanfaatkan masyarakat.
Menurut Suhaedi, GOR Cikupa kini menjadi pusat aktivitas tiga cabang olahraga, yakni basket, futsal, dan bola voli. Sementara Graha Pancasila yang sempat ditutup karena perbaikan atap, telah kembali beroperasi sejak 20 Juli 2026.
“Stadion Mini Berkah juga sudah lebih tertata dan siap digunakan. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia,” kata Suhaedi yang akrab disapa Bule.
Ia menjelaskan, pembenahan tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan PAD. Pada 2026, Disdikpora menargetkan PAD sebesar Rp271 juta dari empat aset olahraga, yakni Stadion Badak, Stadion Mini Berkah, Graha Pancasila (GP), dan GOR Cikupa.
“Kami juga berencana membentuk Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLPD) sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan prestasi atlet di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Suhaedi optimistis target PAD tersebut dapat tercapai seiring meningkatnya pemanfaatan fasilitas olahraga, termasuk melalui peluang kerja sama dengan pihak ketiga.
Di sisi lain, Disdikpora juga terus memperkuat pembinaan olahraga pelajar melalui peningkatan kompetensi pelatih, guru olahraga, dan wasit, serta program pemusatan latihan bagi atlet berprestasi.
Selain itu, pembentukan PPLPD diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Kami berharap atlet-atlet pelajar Pandeglang terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah. Di saat yang sama, pengelolaan fasilitas olahraga yang semakin baik juga diharapkan mampu mendorong tercapainya target PAD,” pungkasnya. (Riyan)




