Kobarnews.id, LEBAK – Kabar menggembirakan datang dari ajang Jawara UMKM Provinsi Banten. Dua produk unggulan asal Kabupaten Lebak sukses menembus 16 besar setelah melewati proses kurasi ketat yang diikuti 40 UMKM dari berbagai daerah di Banten.
Dua wakil Lebak tersebut adalah Arivan Batik Lebak dan ArenKula Nusantara Lebak. Keduanya kini bersiap kembali menjalani tahapan kurasi untuk memperebutkan tiket 10 besar.
Capaian ini menjadi angin segar bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Lebak. Pasalnya, di tengah persaingan puluhan produk unggulan, dua pelaku usaha asal daerah berjuluk Bumi Multatuli itu mampu menunjukkan kualitas dan daya saingnya.
Andi Yuliandi, perwakilan ArenKula Nusantara Lebak, mengungkapkan proses penjurian berlangsung cukup ketat. Sebanyak 40 UMKM unggulan harus melewati penilaian empat orang juri yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing.
“Juri-jurinya keren-keren. Ada empat juri, dua di antaranya Ketua PHRI Banten, Pak Ashok Kumar, dan Ketua PKK Banten, Bu Aan,” ujar Andi Yuliandi.
Dari hasil penilaian tersebut, hanya 16 UMKM yang dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya. Kabar baiknya, Kabupaten Lebak berhasil menempatkan dua wakil sekaligus.
“Alhamdulillah, dari Lebak ada dua yang lolos, yaitu Arivan Batik Lebak dan ArenKula Nusantara Lebak. Besok akan mengikuti kurasi lagi untuk menyaring hingga 10 besar. Semoga lolos,” harapnya.
Andi mengatakan, rangkaian kegiatan Jawara UMKM Banten masih berlangsung di Alun-Alun Kota Cilegon. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk membuktikan kualitas produk sekaligus mengukur kemampuan bersaing dengan UMKM unggulan dari kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten.
Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya mengirimkan sebanyak 20 pelaku UMKM untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Puluhan peserta itu membawa produk dari berbagai sektor, mulai dari kriya, fashion, hingga kuliner. Keikutsertaan mereka tidak sekadar meramaikan pameran, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkenalkan produk lokal Lebak, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka peluang pengembangan usaha.
Sebagai informasi, event Jawara UMKM Provinsi Banten digelar di Alun-Alun Kota Cilegon pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus kompetisi bagi pelaku usaha untuk menampilkan kreativitas, inovasi, dan kualitas produk unggulan daerah.
Lolosnya Arivan Batik Lebak dan ArenKula Nusantara Lebak ke 16 besar menjadi bukti bahwa produk UMKM Lebak mampu bersaing di tingkat Provinsi Banten.
Kini, tantangan berikutnya sudah menanti. Kedua wakil Lebak tersebut harus kembali melewati proses kurasi untuk mengamankan posisi 10 besar. Harapan masyarakat pun tertuju pada dua produk kebanggaan Lebak itu agar kembali mencatatkan prestasi. (Red/Dian)





