Kobarnews.id, SERANG – Tumpukan kabel optik internet yang semrawut di tiang listrik terbakar di pintu masuk Perumahan Banten Metropolis, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten. Warga bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil memadamkan api sebelum merembet ke sejumlah kios.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Api diduga berasal dari korsleting pada kabel optik yang menumpuk dan menjuntai di tiang listrik.
Ketua RT 21 RW 007 Desa Nagara, Sailindra Sanyato, mengatakan warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api. Warga menggunakan air dari aliran kali yang berada tidak jauh dari lokasi.
“Menurut warga yang melihat, sumber api bermula dari adanya korsleting hubungan arus pendek dari kabel optik. Beruntung kejadian kebakaran tidak merembet ke beberapa kios,” kata Sailindra kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).
Sailindra menyebut api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam. Proses pemadaman dilakukan warga dan dibantu satu unit mobil damkar milik salah satu perusahaan yang dihubungi warga.
“Beruntung, selain karena warga cepat melakukan tindakan pemadaman, juga karena satu unit mobil pemadam kebakaran dari salah satu perusahaan yang sempat dihubungi warga setempat, cepat datang ke lokasi. Alhamdulillah, kobaran api tidak sempat merembet dan berhasil dipadamkan,” ujarnya.
Sailindra mengaku tidak mengetahui secara langsung awal mula kebakaran. Saat kejadian, dia sedang melakukan pengangkutan sampah milik warga.
“Waktu kejadian saya sedang melakukan pengangkutan sampah milik warga. Kejadian awal kebakaran dan penyebab, saya kurang tahu jam berapa, tapi sekitar jam 1 siang. Saya tahu ada kebakaran dari warga,” tuturnya.
Kabel Semrawut Dinilai Ancam Keselamatan
Sailindra menilai kondisi kabel internet yang semrawut dan menjuntai di lingkungan permukiman perlu segera ditertibkan. Selain berpotensi menimbulkan kebakaran, kabel yang terlalu rendah juga membahayakan pengendara yang melintas.
Bahkan, kabel yang menjuntai disebut berisiko menjerat pengendara sehingga dapat memicu kecelakaan.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Sailindra berencana berkoordinasi dengan Ketua RW agar persoalan tersebut diteruskan kepada penyedia jasa layanan internet.
Dia meminta penyedia layanan rutin melakukan pemeriksaan dan perawatan jaringan, termasuk mencabut kabel-kabel yang sudah tidak digunakan.
“Seharusnya kan ada perawatan, harus rajin mengecek. Minimal, juga kabel-kabel yang sudah mati dicabutlah, jangan dibiarin kayak gini,” tegasnya.
Warga berharap penyedia layanan internet segera melakukan penataan kabel di kawasan tersebut agar tidak kembali menimbulkan kebakaran maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan. (Red/Oyo)





