Kobarnews.id, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan agar berjalan sesuai perencanaan.
Pengawasan dilakukan langsung di lapangan untuk memastikan kualitas pekerjaan sekaligus mengantisipasi kendala yang dapat menghambat penyelesaian proyek.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriyandi, S.ST., M.Si., didampingi Kepala Bidang Bina Marga, melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap sejumlah pekerjaan infrastruktur jalan, Kamis (2/7/2026).
Monitoring tersebut menyasar tiga lokasi, yakni ruas Jalan Jurukalang–Cikendi (Guradog–Alung) di Desa Guradog, Kecamatan Curugbitung; Jalan Bungawari–Jaha di Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong; serta Jalan Buluheun–Bojongsarung di Desa Lebaksangka, Kecamatan Lebakgedong.
Peninjauan langsung menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan yang tengah dilaksanakan tidak hanya mengejar progres, tetapi juga memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan dalam perencanaan.
Di lapangan, jajaran Dinas PUPR melihat perkembangan pekerjaan sekaligus mencermati kondisi pelaksanaan secara langsung.
Evaluasi dilakukan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
Pengawasan tersebut juga diarahkan untuk menemukan sejak dini berbagai kendala yang berpotensi memengaruhi proses pembangunan. Dengan demikian, persoalan yang muncul di lapangan dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi hambatan yang lebih besar.
Dade Yan menegaskan bahwa monitoring lapangan diperlukan agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur benar-benar sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Monitoring yang dilakukan Dinas PUPR Kabupaten Lebak di tiga ruas jalan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pengawasan berkelanjutan selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan pengawasan secara langsung, pemerintah daerah dapat memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi pekerjaan dan mengambil langkah tindak lanjut apabila ditemukan persoalan di lapangan.
“Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal, memenuhi standar kualitas yang ditetapkan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Curugbitung dan Lebakgedong,” pungkas Dade. (Red/Dian)




