Kobarnews.id, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Banten kepada Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi Hashim Djojohadikusumo. Menurut Andra, sejumlah program yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto telah memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Andra menyebut dampak tersebut terlihat dari peningkatan perekonomian masyarakat, kesejahteraan petani, serta layanan kesehatan dan pendidikan. Berbagai capaian itu turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Program-program pembangunan di Banten dilaksanakan secara paralel dan berkesinambungan untuk mendukung pencapaian Asta Cita Bapak Presiden. Kami optimis, langkah ini akan mempercepat kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” kata Andra saat memberikan sambutan dalam acara Gempar Youth Leader Summit 2026 di Kota Tangerang, Jumat (4/9/2026).
Andra mengatakan pertumbuhan ekonomi Banten pada 2025 mencapai 5,37%. Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada 2024 yang berada di angka 4,75%.
“Tren positif ini terus berlanjut pada triwulan I tahun 2025 yang mencapai 5,64 persen,” ujarnya.
Menurut Andra, capaian tersebut tidak terlepas dari intervensi program pemerintah pusat, salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di Banten, sebanyak 3,5 juta anak sekolah disebut telah menjadi penerima manfaat program tersebut.
“Dampak MBG ini luar biasa. Selain meningkatkan semangat belajar anak-anak, secara ekonomi juga berhasil menggerakkan ekosistem ekonomi kerakyatan,” tegasnya.
Dampak program tersebut juga dirasakan sektor pertanian. Andra menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) Banten pada Agustus 2026 berada di kisaran 113,02.
Pemprov Banten juga membangun 81 kilometer saluran irigasi hingga 2026. Infrastruktur tersebut disebut mampu mengairi sekitar 10 ribu hektare sawah.
“Dampaknya, masa tanam padi bertambah dari semula dua kali menjadi tiga kali setahun. Produksi padi pun meningkat menjadi 1,8 juta ton per tahun. Walaupun dekat dengan Jakarta, Banten kini mampu menjadi lumbung padi nasional peringkat kedelapan,” papar Andra.
Di sektor kelembagaan, Pemprov Banten telah membentuk 1.551 Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 700 koperasi disebut telah beroperasi secara fisik.
Sementara di sektor pendidikan, program sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta telah dirasakan sekitar 120 ribu siswa kelas X dan XI.
Menanggapi pemaparan tersebut, Hashim Djojohadikusumo menyebut masa depan Indonesia sangat cerah dengan dukungan kekayaan alam dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
“MBG adalah salah satu upaya nyata dalam membangun kualitas SDM kita,” kata Hashim.
Sementara itu, Ketua Gempar Youth Leader Summit 2026 Yohanes Sirait mengatakan kegiatan tersebut dihadiri sekitar 500 pemuda dari berbagai daerah.
Menurut Yohanes, kegiatan itu bertujuan mencetak calon pemimpin masa depan.
“Kami bertekad anak muda tidak hanya bersiap menjadi pemimpin di masa depan, tetapi mulai memimpin dari saat ini,” pungkasnya. (Red/Rez)




