Kobarnews.id, PANDEGLANG – Jangan tunggu sakit parah. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pandeglang rutin mengecek kesehatan warga binaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau sekaligus memburu penyakit sejak dini.
Kepala Rutan Pandeglang, Awang, mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian dari pelayanan dasar yang diberikan kepada seluruh warga binaan.
“Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi fisik warga binaan dan mendeteksi lebih awal apabila ada penyakit atau keluhan kesehatan,” kata Awang kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (4/9/2026).
Menurut Awang, pemeriksaan rutin juga penting untuk mencegah munculnya maupun menyebarnya penyakit di lingkungan rutan. Terlebih, penyakit menular menjadi salah satu hal yang harus diantisipasi di tempat dengan jumlah penghuni yang cukup banyak.
Dalam pemeriksaan, petugas mengecek kondisi fisik warga binaan. Mulai dari tekanan darah, kadar gula darah, hingga berbagai keluhan kesehatan yang dirasakan.
Bila ditemukan warga binaan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas akan memberikan pengobatan. Jika diperlukan, warga binaan juga dirujuk ke fasilitas kesehatan atau rumah sakit di luar rutan sesuai kondisi medisnya.
Tak hanya mengobati, Rutan Pandeglang juga mengedepankan langkah pencegahan. Warga binaan diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, menerapkan pola hidup sehat, serta mencegah berbagai penyakit.
Awang menegaskan, pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan selama menjalani masa penahanan.
“Pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan,” tegasnya.
Di sisi lain, pembinaan warga binaan di Rutan Pandeglang tak hanya menyentuh aspek kesehatan fisik. Pembinaan spiritual juga terus dilakukan.
Salah satunya melalui kegiatan keagamaan berupa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Rutan Pandeglang.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat pembinaan spiritual sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada warga binaan selama menjalani masa pembinaan. (Red/Ds)




