Kobarnews.id, SERANG – Program Trans Banten Koridor 3 terus mencuri perhatian warga. Sejak diluncurkan, layanan bus gratis milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ini sudah mengangkut 187.783 penumpang dan menjadi andalan masyarakat untuk menunjang aktivitas harian.
Rute Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten (SMHB) Ciceri–Terminal Pakupatan–Kampus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Sindangsari dinilai sangat membantu, terutama bagi mahasiswa, pelajar, pegawai, hingga masyarakat yang membutuhkan transportasi murah dan mudah dijangkau.
Trans Banten Koridor 3 resmi beroperasi setelah diluncurkan Gubernur Banten Andra Soni bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah saat peringatan HUT ke-25 Provinsi Banten pada 4 Oktober 2025. Bus ini melayani warga setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Bagi mahasiswa, kehadiran Trans Banten menjadi angin segar. Cut Mutia Rahma (20), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, mengaku layanan tersebut membuat perjalanan menuju kampus jauh lebih praktis.
“Trans Banten sangat membantu, terutama bagi mahasiswa. Rutenya melewati Untirta, UIN, dan sejumlah kampus lainnya di Kota Serang. Mobilitas jadi lebih mudah dan biaya transportasi bisa ditekan,” ujarnya.
Bukan hanya penumpang yang merasakan manfaatnya. Pengemudi Trans Banten, Agus Suryono (48), juga bangga menjadi bagian dari layanan publik yang langsung dirasakan masyarakat.
Menurut Agus, mayoritas pengguna Trans Banten berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), hingga pegawai RSUD Banten. Saat jam kuliah, bus dari Terminal Pakupatan menuju Untirta bahkan kerap penuh sesak.
“Dalam satu perjalanan bisa mencapai sekitar 60 penumpang. Banyak yang akhirnya harus berdiri karena kursi sudah penuh. Akhir pekan juga tetap ramai karena digunakan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga,” kata Agus di Terminal Pakupatan, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).
Gubernur Banten Andra Soni menyebut keberadaan Trans Banten merupakan komitmen pemerintah dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Koridor 3 melintasi sejumlah titik strategis, mulai dari Polda Banten, BNN Provinsi Banten, KPU Provinsi Banten, BPBD Provinsi Banten, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Banten, RSUD Banten, Untirta, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Universitas Banten Jaya (Unbaja), Poltekkes Kemenkes Banten, hingga Universitas Bina Bangsa (Uniba).
Andra mengatakan, Trans Banten juga menjadi upaya pemerintah membangun kebiasaan masyarakat menggunakan transportasi massal sekaligus mendorong penerapan pembayaran non-tunai melalui kartu uang elektronik.
“Banyak kawasan publik yang dilalui. Semoga layanan ini terus tumbuh, berkembang, dan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (Red)



