kobarnews.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInspirasiNasionalNews

Di Balik ‘Rumah Mamah’, Jejak Suyudi Ario Seto dan Keluarganya di Pandeglang

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
4 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Rumah Mamah di Pandeglang menjadi bagian dari perjalanan keluarga Suyudi Ario Seto, menyimpan kenangan tentang orang tua, keluarga, dan tempat untuk kembali./istimewa
Bagikan

KOBARNEWS.ID, PANDEGLANG – Sebuah bangunan berbentuk vila berdiri di Kampung Babakan Mandala, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dari luar, bangunan itu tampak seperti rumah peristirahatan biasa. Namun bagi keluarga besar Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi Ario Seto, tempat tersebut menyimpan cerita yang lebih personal.

Mereka menyebutnya Rumah Mamah.

Nama itu bukan sekadar panggilan. Ada cerita keluarga yang melekat di baliknya. Bangunan tersebut berkaitan dengan orang tua keluarga Suyudi dan kemudian menjadi tempat yang kerap digunakan saat keluarga berada di Pandeglang.

- Advertisement -
Ad image

Tubagus Hikmat, salah satu keluarga Suyudi, mengatakan bangunan itu sebenarnya merupakan sebuah vila. Namun sejak awal, keluarga lebih mengenalnya sebagai Rumah Mamah.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Mau Rombak OPD Banten, Bukan Gemukin Birokrasi
Puncak Hari Santri di Banten, Tablig Akbar Tekankan 5 Karakter Santri Menuju Indonesia Emas
Wagub Dimyati Ingatkan Santri: Jangan Cuma Jago Ngaji, Ilmu dan Akhlak Harus Mumpuni!
K-TRACK Kenalkan Kopi Banten, Siapkan Wisata Edukasi dari Hulu ke Hilir

“Ini vila, tapi beliau selalu bilang ini Rumah Mamah. Disebutnya Rumah Mamah karena ini punya orang tuanya, cuma beliau yang bangun. Jadi dipanggilnya Rumah Mamah,” kata Hikmat saat ditemui di lokasi.

Bagi keluarga, nama tersebut seolah menjadi penanda bahwa bangunan itu memiliki hubungan erat dengan sosok orang tua mereka.

Tempat Singgah Keluarga

Baca Juga:

Usai Pawai Hari Santri 2026, Ratusan Santri di Lebak Murak Liwet Bareng
Sambut HSN 2026, Pemkab Lebak Siapkan Beasiswa Rp 1 Miliar untuk 100 Santri
Diskomsantik Pandeglang Mulai Rapikan Kabel Semrawut, Tahap Awal 14 Km
KNPI Pandeglang Soroti Anggaran Perjalanan Dinas DPRD Rp 44 Miliar

Rumah Mamah digunakan sebagai tempat beristirahat ketika anggota keluarga datang ke Pandeglang. Mereka yang tinggal di Jakarta maupun daerah lain dapat menginap di sana ketika berada di kampung halaman.

- Advertisement -
Ad image

Suyudi termasuk salah satu anggota keluarga yang beberapa kali menginap di rumah tersebut saat berkunjung ke Pandeglang.

Kenangan tentang rumah itu salah satunya muncul saat momen Lebaran. Ketika hari raya tiba, Suyudi pernah menghabiskan waktu di sana bersama saudara dan orang tuanya.

“Betul, dulu waktu Lebaran di sini juga. Nginep di sini, dengan adik-adiknya, dengan kakaknya, dengan orang tuanya,” ujar Hikmat.

- Advertisement -
Ad image

Momen seperti itu menjadi bagian dari kehidupan keluarga yang kemudian tersimpan sebagai kenangan di Rumah Mamah.

Rumah yang Menyimpan Kenangan

Baca Juga:

Dewan Pendidikan Banten Bawa Aspirasi ke Rakernas 2026, Soroti Mutu Guru
Hari Santri 2026, Kadisbudpar Lebak Ajak Santri Jaga Budaya dan Perkuat Persatuan
Hari Santri Nasional, Wali Kota Serang Ziarah ke Makam Syekh Sahal
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 : Santri Didorong Jadi Solusi Bangsa

Bagi keluarga besar Suyudi, Rumah Mamah pada akhirnya bukan sekadar tempat bermalam.

Bangunan tersebut menjadi bagian dari perjalanan keluarga terutama karena di sanalah sejumlah momen bersama orang tua dan saudara pernah berlangsung.

Kesibukan membuat anggota keluarga menjalani kehidupan di tempat berbeda. Suyudi, misalnya, lebih banyak beraktivitas di Jakarta seiring perjalanan kariernya di kepolisian. Namun ketika berada di Pandeglang, Rumah Mamah menjadi salah satu tempat yang menghubungkannya dengan keluarga dan kampung halaman.

Karena itu, sebutan Rumah Mamah tetap digunakan hingga kini.

Bagi orang yang baru melihatnya, bangunan itu mungkin hanya tampak sebagai sebuah vila di tengah permukiman. Tetapi bagi keluarga Suyudi, nama tersebut membawa ingatan tentang orang tua, saudara, Lebaran, dan waktu yang pernah mereka habiskan bersama.

Rumah itu mungkin tidak banyak bercerita kepada orang yang datang untuk pertama kali.

Namun bagi keluarga yang mengenalnya sejak lama, setiap sudutnya menyimpan cerita tentang dari mana mereka berasal dan ke mana mereka selalu kembali. (HF/red)

TAGGED:KaduhejoKapolriKisah KeluargaPandeglangRumah MamahSuyudi Ario Seto
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Karnaval Panjang Mulud Diusulkan Masuk Kalender Nusantara
Selanjutnya TKDN Mobil Listrik 60 Persen Mulai 2027, Seberapa Siap Toyota?
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Ketua Umum DPP KNPI Ali Hanafiah Ajak Pemuda Jadi Perekat Persatuan di Hari Santri 2026

Ribuan Santri Meriahkan Puncak Hari Santri ke-12 di Pandeglang, Lahirkan Putra Terbaik untuk Bangsa

Lima Terduga Debt Collector Ditangkap Usai Intimidasi Pengendara di Kalideres, Ngaku Punya Bekingan Mabes Polri

BKD Banten Siapkan Manajemen Talenta untuk Isi Jabatan di OPD Baru

Wagub Banten Ajak Anak Muda Siapkan Diri Jadi Generasi Hebat

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah

Buka Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa, Bupati Lebak Tekankan Transparansi

Daerah

Miris! Plafon Masjid Madani Pemkot Serang Jebol, Hampir 2 Tahun Belum Diperbaiki

Kobar Mania Pemerintahan

Kepala Kemenhaj Pandeglang Sebut Hari Santri Jadi Momentum Perkuat Akhlak dan Nasionalisme 

Daerah Infrastruktur

Jalan Rusak di Pandeglang Tersisa 700 Km, DPUPR Andalkan Anggaran Pusat dan Pokir

Daerah

KUA Cibeber Jadi Juri Lomba Ngaliwet di Hari Santri Nasional 2026

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com