kobarnews.id
Minggu, 2 Agustus 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Opinion
  • Economic
  • Global Affairs
  • Climate Change
  • Featured
  • Health
  • Research
  • Politics
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
Ekbis

Jual 90 Persen Kamera, Pemuda Pandeglang Ini Raup Cuan dari Momentum IHSG Anjlok

Redaksi
Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Follow:
2 Agustus 2026
Bagikan
3 menit baca
Muhammad Tatang, investor ritel asal Kabupaten Pandeglang, Banten, membagikan kisah perjalanannya membangun portofolio investasi saham.
Bagikan

Kobarnews.id, PANDEGLANG – Muhammad Tatang, 26 tahun, pemuda asal Kabupaten Pandeglang, Banten, memulai kariernya dari usaha jual beli telepon pintar dan profesi fotografer.

Kini, ia dikenal sebagai salah satu investor ritel yang aktif di pasar modal setelah memanfaatkan momentum pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Tatang mengatakan keputusan terbesar dalam perjalanan investasinya diambil ketika IHSG sempat menyentuh kisaran 5.300 pada Juni 2026. Saat banyak investor diliputi kekhawatiran, ia justru menambah porsi investasinya dengan menjual sebagian besar aset kamera milik usaha rental foto yang dikelolanya.

“Banyak yang menganggap keputusan saya nekat. Tapi saya melihat kondisi itu sebagai peluang yang jarang datang,” kata Tatang kepada Kobarnews.id, Ahad, 2 Agustus 2026.

- Advertisement -
Ad image

Menurut dia, sekitar 90 persen aset kamera di perusahaan rental Hallophoto dijual untuk menambah modal investasi. Namun, sebagian peralatan tetap dipertahankan agar usaha fotografi tetap berjalan sebagai sumber pendapatan utama.

Baca Juga:

Lebak Tanam Padi Serempak 38 Hektare, Dukung Target Swasembada Pangan
Gubernur Andra Soni Luncurkan Logo Baru Bank Banten, Simbol Kepercayaan hingga Harapan
Batik Lebak Jadi Magnet Wisata, Dongkrak UMKM hingga Ekonomi Kreatif
Pasar Bojong Apus Kembali Digelar di Lebak, Hadirkan UMKM hingga Edukasi Keluarga

Perjalanan Tatang di pasar modal dimulai pada 2019 ketika masih menempuh semester pertama kuliah di jurusan ekonomi.

Saat itu, ia diwajibkan membuka rekening efek sebagai bagian dari mata kuliah. Pengalaman awalnya tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku sempat mengalami kerugian karena minim pengetahuan dan pengalaman.

Kerugian tersebut kemudian menjadi titik evaluasi. Tatang mulai mempelajari analisis fundamental dan teknikal, memperbaiki manajemen risiko, serta menghindari keputusan investasi yang didorong rasa takut tertinggal atau fear of missing out (FOMO).

Baca Juga:

Gebyar Bakti Wanita Nusantara Ramai, Perempuan dan UMKM Cilegon Makin Berdaya
Tokyo Billiard di Saketi Pandeglang Resmi Dibuka, Usung Konsep Syariah Tanpa Alkohol dan Judi

“Saya pernah rugi. Dari situ saya belajar lebih disiplin, memahami analisis, dan tidak lagi membeli saham hanya karena ikut-ikutan,” ujarnya.

Ia juga mengaku sempat mengalami tekanan psikologis saat pasar saham anjlok pada masa pandemi Covid-19. Pengalaman itu, kata dia, menjadi bekal penting untuk menghadapi gejolak pasar berikutnya.

“Dari modal awal sekitar Rp100 ribu, sekarang nilai portofolio saya bertumbuh cukup besar. Saya memanfaatkan peluang yang muncul, meski kondisi pasar masih bergejolak,” kata Tatang.

Meski telah merasakan keuntungan dari investasi, Tatang mengingatkan anak muda agar tidak hanya melihat hasil akhirnya. Menurut dia, investasi di pasar modal membutuhkan pengetahuan, disiplin, dan kesiapan menghadapi risiko.

- Advertisement -
Ad image

“Jangan hanya ikut tren. Pelajari dulu risikonya karena pasar modal selalu berubah. Jangan berusaha menjadi peramal saham, tetapi jadilah pengelola risiko yang baik,” ujarnya. (Red)

TAGGED:ekonomiIHSGInvestorPandeglang
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka
Selanjutnya Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah
TERKINI

Pemuda Galaxy Silebu Pasuluhan Siap Meriahkan HUT ke-81 RI, Gelar Lomba hingga Hiburan

SMPN 1 Pandeglang Borong 8 Medali di SABP Cup V 2026, Kepala Sekolah Bangga Prestasi Siswa

Belajar di Gedung Nyaris Ambruk, Puluhan Bocah PAUD di Lebak Tunggu Bantuan Pemerintah

Jalan Gununggede-Cibarengkok Dibangun Bertahap, Akses Ekonomi Warga Lebak Selatan Makin Terbuka

Saluran Air dan Sungai Cikatapis Dibersihkan, Warga Minta Penanganan Tak Berhenti di Gotong Royong

Pimprus Media Online di Banten Laporkan Mobil Pikap Hilang Dicuri, Rugi Rp 130 Juta

Menapaki Puncak Aseupan: Kisah Bocah-bocah Ngebolang yang Bikin Haru Para Ayah

Iti Octavia Jayabaya Terpilih Aklamasi Pimpin Demokrat Banten, Nabil Gabung Partai

- Advertisement -
Ad image
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com