Kobarnews.id, TANGERANG – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Banten mencatat capaian 5,1 juta warga atau sekitar 86 persen dari target 5,9 juta peserta. Capaian itu menempatkan Banten dalam tiga besar nasional pelaksanaan Program CKG.
Untuk memastikan program berjalan optimal dan tepat sasaran, Gubernur Banten Andra Soni terus meninjau langsung pelaksanaan CKG di berbagai daerah.
“Saya terus keliling agar program yang diamanatkan Presiden Prabowo kepada kami itu benar-benar berjalan baik di masyarakat,” kata Andra Soni usai meninjau pelaksanaan CKG di GOR Puri Beta, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026).
Sebanyak 800 warga mengikuti CKG di Kecamatan Larangan. Andra Soni optimistis capaian Program CKG di Banten akan melampaui target yang telah ditetapkan. Optimisme itu didukung capaian Kota Tangerang yang telah mencapai 98 persen dari target nasional dan menjadi daerah dengan realisasi tertinggi di Banten.
“Kita akan terus maksimalkan, karena ini adalah upaya kolaborasi antara kabupaten dan kota serta tenaga kesehatan, baik di swasta maupun pemerintah. Kita gotong royong,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan, Andra Soni mengatakan hipertensi dan diabetes menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan dalam pemeriksaan. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan layanan CKG agar penyakit dapat dideteksi lebih dini.
“Karena dengan ditemukan penyakitnya, nakes kita siap memberikan bantuan dalam rangka pengobatan,” katanya.
Ke depan, Pemprov Banten juga berencana memperluas cakupan layanan CKG agar semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses pemeriksaan kesehatan.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan tingginya capaian CKG di Kota Tangerang tidak lepas dari arahan dan dukungan Gubernur Banten.
“Kami senang sekali Bapak Gubernur terus turun ke lapangan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam layanan kesehatan,” ujar Sachrudin.
Untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Pemprov Banten menggelar CKG di seluruh puskesmas, satuan pendidikan mulai SD hingga SMA/sederajat, serta melalui layanan telemedicine mobile yang menjangkau desa-desa dan komunitas khusus, termasuk masyarakat Badui.
Pemeriksaan dalam Program CKG meliputi pengukuran kondisi fisik dan status gizi, pemeriksaan tekanan darah, hingga tes laboratorium seperti gula darah dan pemeriksaan rontgen. (Reza)




