Kobarnews.id, PANDEGLANG – Basarnas Banten menyatakan telah menyisir area sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Selat Sunda, yang terekam dalam video udara dan diduga memperlihatkan Speedboat Arupadhatu 1. Penyisiran dilakukan pada hari ketiga dan kelima operasi pencarian.
Speedboat Arupadhatu 1 diketahui membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.
Kasubsie Siaga dan Operasi Basarnas Banten Rizky Dwianto mengatakan tim SAR telah melakukan pencarian di kawasan yang terlihat dalam rekaman video tersebut.
“Kalau kami, di hari ketiga pun sudah melakukan penyisiran di area tersebut. Hari ketiga dan hari kelima wilayah itu sudah kami lakukan pencarian,” kata Rizky kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).
Rizky mengaku telah melihat rekaman drone yang dibuat konten kreator sekaligus pilot drone Andrea Ramadhan pada Minggu (13/9). Menurut dia, lokasi dalam video berada di sekitar Gunung Anak Krakatau.
“Kalau saya lihat memang di sekitaran Krakatau. Tapi berdasarkan hasil pencarian kami, wilayah tersebut sudah kami lakukan penyisiran,” ujarnya.
Meski begitu, Basarnas belum dapat memastikan objek yang terlihat dalam video merupakan Speedboat Arupadhatu 1. Rizky menyebut objek tersebut sulit diidentifikasi karena kualitas dan jarak pengambilan gambar.
“Soalnya tidak terlihat jelas. Antara karang sama kapal kalau dari jauh hampir mirip,” katanya.
Basarnas akan menelusuri titik pengambilan video tersebut dan mengonfirmasi temuan itu kepada tim SAR di lapangan.
“Kami belum tahu pengambilan gambarnya dari mana. Nanti coba kami telusuri lagi dan konfirmasi ke tim di lapangan,” ucap Rizky.
Rizky mengatakan rekaman drone tersebut menjadi informasi tambahan dalam operasi pencarian. Temuan itu akan dibahas dalam evaluasi dan dicocokkan dengan lokasi yang telah disisir sebelumnya.
“Nanti hasil penelusuran tim seperti apa akan kami sampaikan saat evaluasi,” katanya.
Sebelumnya, Andrea Ramadhan mengunggah rekaman udara kawasan Gunung Anak Krakatau pada Minggu (13/9). Video tersebut kemudian beredar di media sosial karena menampilkan sebuah objek di perairan yang diduga Speedboat Arupadhatu 1.
Namun, hingga kini Basarnas belum mengonfirmasi bahwa objek dalam video tersebut merupakan speedboat yang membawa lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut. (Red/Ris)




