Kobarnews.id, LEBAK – Kabar baik bagi petani. Pemerintah menyiapkan berbagai program untuk mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan petani, mulai dari penyediaan benih dan bibit unggul, akses pembiayaan berbunga rendah, hingga bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Pangan Mulyadi Jayabaya dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta.
Pertemuan itu merupakan tindak lanjut komunikasi antara jajaran Kadin dan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan.
Mulyadi mengatakan, Menteri Pertanian menegaskan kesiapan pemerintah mendistribusikan benih dan bibit unggul ke seluruh kabupaten dan kota sesuai potensi komoditas masing-masing daerah. Program tersebut mencakup tanaman pangan, hortikultura, hingga komoditas perkebunan.
“Pak Menteri berkomitmen menyiapkan benih dan bibit unggul bagi daerah-daerah di seluruh Indonesia. Langkah ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani,” kata Mulyadi di Rangkasbitung, Selasa (4/8/2026).
Selain itu, pemerintah akan memperluas akses pembiayaan melalui skema subsidi dan pinjaman berbunga rendah. Menurut Mulyadi, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pinjaman rentenir yang selama ini menjadi kendala saat musim tanam.
“Dengan fasilitas pembiayaan yang lebih ringan, petani bisa lebih tenang dalam mengelola usaha pertaniannya,” ujarnya.
Pemerintah juga akan memperkuat dukungan melalui penyediaan alsintan dan perluasan Program Brigade Pangan guna mempercepat pengolahan lahan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Mantan Bupati Lebak dua periode itu optimistis berbagai program tersebut akan berdampak nyata bagi kesejahteraan petani. Menurutnya, apabila seluruh komitmen pemerintah direalisasikan secara konsisten, pendapatan petani akan meningkat seiring menguatnya ketahanan pangan nasional.
“Saya optimistis perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian akan membawa perubahan besar. Harapannya, petani tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan keluarganya, tetapi juga memiliki penghasilan yang cukup untuk menyekolahkan anak-anak hingga ke perguruan tinggi,” tuturnya.
Mulyadi menambahkan, pertemuannya dengan Menteri Pertanian menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah dan Kadin dalam memperkuat kolaborasi mewujudkan swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. (Dian)



