kobarnews.id
Rabu, 4 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
BudayaDaerahInspirasiNewsViral

Dari Ngamen ke Jagat Digital, Dede Fatality Buktikan Musisi Jalanan Bisa Naik Kelas

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
8 Agustus 2026
Bagikan
3 menit baca
Deden Suratman alias Dede Fatality musisi violin asal Rangkasbitung.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Jalan hidup Deden Suratman alias Dede Fatality terbilang tidak biasa. Berawal dari mengamen di jalanan sekitar tahun 2000, kini musisi violin asal Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, tersebut mampu membawa karya musiknya ke berbagai platform digital.

Nama Dede Fatality belakangan mulai mencuri perhatian warganet melalui konten-konten musik yang diunggah di media sosial. Permainan violin, aransemen musik instrumental, hingga konten hiburan menjadi sajian yang rutin dibagikannya.

Nama “Dede Fatality” kini menjadi identitas digital Deden Suratman. Ia aktif di sejumlah platform media sosial, seperti TikTok, YouTube, Instagram, dan Facebook.

Namun, di balik eksistensinya di dunia maya, ada perjalanan panjang yang telah dilalui Deden. Dunia musik sudah digelutinya sejak lama. Sekitar tahun 2000, ia memulai langkahnya sebagai pengamen jalanan.

- Advertisement -
Ad image

Dari jalanan itulah kemampuan bermusiknya terus diasah. Violin menjadi senjata utama Deden dalam mencari penghidupan sekaligus mengekspresikan kecintaannya terhadap musik.

Baca Juga:

Andra Soni Dorong Lahirnya Inventor Baru di Banten, Begini Upayanya
Wagub Dimyati Minta Pertina Banten Cetak Petinju hingga Pelosok Desa
Eks Kapolri Listyo Sigit Disebut Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal
8 Tahun Terbengkalai, Rumah Dinas Wabup Pandeglang Kumuh dan Dikelilingi Sampah

Waktu berlalu. Perkembangan teknologi dan media sosial kemudian membuka panggung baru bagi Deden. Ia tak lagi hanya memainkan musik di jalanan, tetapi juga memperkenalkan karya-karyanya kepada masyarakat melalui platform digital.

Tak berhenti sebagai kreator konten, Dede Fatality juga serius menggarap karya musik. Sejumlah lagu yang telah dirilis antara lain Musik Biola Sedih, Cinta Ini Milik Kita Omusku, The Shadow of Kayas, dan Last Story.

Ia juga memiliki mini album berjudul Permulaan Langkah. Karya-karyanya dapat dinikmati melalui berbagai layanan musik digital, seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, Amazon Music, dan Shazam.

Baca Juga:

Cegah Penyakit Tersembunyi di Usia Produktif, Wagub Banten Ajak Perempuan Terapkan Hidup Sehat
Propam Amankan Sejumlah Jenderal, Pati Bintang Empat Inisial L Ikut Diperiksa
BUMD Banten Gandeng Daesang Food, Petani Lokal Ditarget Pasok 4 Ton Bahan Baku per Bulan
Kuasai Pasar Digital, Warga Desa Gerendong Pandeglang Ikuti Pelatihan TMT Kemnaker

Kiprah tersebut membuat Dede Fatality memiliki dua wajah sekaligus. Di satu sisi, ia dikenal sebagai kreator konten yang aktif menyapa warganet. Di sisi lain, ia terus membangun identitas sebagai musisi independen dengan violin dan musik instrumental sebagai kekuatannya.

- Advertisement -
Ad image

Perjalanan Deden Suratman menjadi Dede Fatality memperlihatkan bahwa keterbatasan tempat dan latar belakang bukan penghalang untuk berkarya. Dari jalanan, ia mencoba menembus ruang digital dan membawa musiknya ke hadapan khalayak yang lebih luas.

Kisah Dede juga menjadi gambaran bagaimana media sosial dan platform musik digital kini dapat menjadi panggung alternatif bagi musisi daerah. Tak harus lahir dari industri musik besar, karya tetap bisa menemukan pendengarnya selama terus dibuat, diperkenalkan, dan dikembangkan. (Dian)

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Pekarangan Rumah Disulap Jadi Kebun Melon, Warga Sawarna Raup Puluhan Juta Sekali Panen
Selanjutnya Belajar dari Keterbatasan, Andra Soni Permudah Akses Pendidikan Anak Banten
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Penyuluh Agama Islam Bayah Rangkul Kaolotan dan Tokoh Agama, Perkuat Kerukunan

Kabel Semrawut di Teluknaga Tangerang Dikeluhkan, Program Kabel Bawah Tanah Dipertanyakan

Progres Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Masuk Tahap Finalisasi, Ditargetkan Gratis Saat Nataru

Keluhan Warga Permata Kasemen, Camat Sugiri Hubungi PPK BBWSC3, Target Pekerjaan Dikebut hingga Desember

Jelang Porprov Banten VII, Kinerja KONI Pandeglang Dipertanyakan, Pengurus Cabor Keluhkan Minim Koordinasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Amal Jayabaya Terpilih Jadi Ketua Kadin Banten Periode 2026-2031

Daerah Ekbis

Amal Jayabaya Calon Tunggal Ketua Kadin Banten 2026-2031, Siap Jadi Lokomotif Ekonomi

Daerah Ekbis

Enam KADIN Daerah Boikot Musprov Banten, Desak Transparansi Dana dan Jatah Kursi Kepengurusan

Daerah Hukum

Kejar Aset Koruptor hingga Bandung, Kejari Pandeglang Sita Harta Tafsirudin Rp 7,5 Miliar

Budaya Daerah

Bupati Hasbi Ingatkan RSUD dr Adjidarmo, Pelayanan Pasien Tak Boleh Diskriminatif

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com