Kobarnews.id, TANGERANG – Puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Kamis (13/8/2026). Mereka menyampaikan 13 tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.
Salah satu tuntutan mahasiswa yakni meminta Pemkab Tangerang mencopot empat pejabat yang dinilai tidak mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal.
Empat pejabat yang disorot mahasiswa tersebut yakni:
- Anna Supriyatna, Kasatpol PP, dinilai tidak mampu menegakkan Perda Kabupaten Tangerang Nomor 1 Tahun 2023.
- Muhammad Hidayat, Kepala BPKAD, disorot terkait pengelolaan dan pengamanan aset milik daerah.
- Hendri Hermawan, Kepala DTRB, dinilai minim melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap bangunan yang berdiri tidak sesuai peruntukan ruang.
- Tini Wartini, Kepala Inspektorat, dinilai belum maksimal menjalankan fungsi pengawasan internal pemerintahan.
Mahasiswa menilai berbagai persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan karena berdampak langsung terhadap masyarakat.
Aksi Sempat Memanas
Aksi sempat memanas saat sejumlah mahasiswa berupaya masuk ke area Kantor Bupati Tangerang. Upaya tersebut dihalangi aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga di lokasi.

Saling dorong antara mahasiswa dan petugas pun terjadi. Dalam kejadian itu, seorang mahasiswa dilaporkan terjatuh hingga harus mendapat pertolongan dari rekan-rekannya.
Situasi kemudian kembali kondusif. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja bersama sejumlah pejabat Pemkab Tangerang turun menemui massa.
Dialog terbuka kemudian digelar di depan Kantor Bupati Tangerang. Soma mendengarkan langsung aspirasi dan kritik yang disampaikan perwakilan mahasiswa.
Hingga berita ini ditulis, dialog antara mahasiswa dan jajaran Pemkab Tangerang masih berlangsung. Mahasiswa meminta adanya komitmen dan langkah konkret dari Pemkab Tangerang untuk menindaklanjuti 13 tuntutan yang mereka sampaikan. (Red/Rez)



