kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Peternak Lebah Teuweul di Lebak Jadi Rujukan Penelitian IPB hingga Raih Penghargaan Nasional

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
19 Agustus 2026
Bagikan
5 menit baca
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Ketekunan Nana Suryana alias Nana Rambo Teuweul dalam membudidayakan lebah teuweul atau klanceng lokal mulai membuahkan hasil. Warga Kampung Cipadang, Desa Cipadang, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, itu kini tak hanya dikenal sebagai peternak lebah, tetapi juga menjadi rujukan mahasiswa dan kalangan akademisi untuk melakukan penelitian.

Nana menekuni budidaya lebah teuweul sejak 2011. Berawal dari berkeliling kampung mencari koloni lokal, usaha tersebut perlahan berkembang hingga lokasi budidayanya ramai didatangi peternak, masyarakat, hingga peneliti.

“Saya memulai tahun 2011, dengan berkeliling di kampung, melihat potensi koloni Lebah Teuweul di kampung ini. Saya membeli koloni lebah yang bersarang di bambu, madunya saya ambil, sedangkan koloninya saya ternakkan,” ujar Nana saat ditemui wartawan Kobarnewsid, Rabu (19/8/2026).

Sejak 2015, Nana mulai mengembangkan koloni menggunakan kotak sarang. Dari hasil pengembangannya, ia telah menemukan sekitar delapan jenis koloni lokal di wilayah Cileles.

- Advertisement -
Ad image

Tak hanya mengandalkan lebah lokal, Nana juga mengembangkan koloni dari sejumlah daerah lain, seperti Gunung Karang, Pandeglang, hingga Sumatera.

Baca Juga:

Kapolda Banten Turun ke Jalan, Ingatkan Pelajar: Jangan Jadi Gangster, Masa Depan Bukan di Jalanan!
ArenKula Nusantara Jadi Satu-satunya Wakil Lebak yang Masuk 10 Besar Jawara UMKM Banten 2026
Banjir Menghantui Lagi, Warga Permata Kasemen Tagih Janji Pengembang dan Desak Pemkot Serang Turun Tangan!
DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029

Jadi Lokasi Penelitian Mahasiswa IPB

Konsistensi Nana membuat tempat budidayanya di Kampung Cipadang menjadi lokasi yang menarik bagi kalangan akademisi. Sejumlah mahasiswa, khususnya dari Institut Pertanian Bogor (IPB), datang untuk melakukan penelitian.

Berbagai aspek diteliti, mulai dari aktivitas terbang atau foraging lebah, sumber tanaman pakan, hingga karakteristik madu dan produk lebah teuweul.

Aktivitas lebah keluar-masuk sarang untuk mencari polen, nektar, dan resin menjadi salah satu objek yang menarik perhatian peneliti. Vegetasi di sekitar lokasi juga turut dikaji lantaran ketersediaan tanaman pakan sangat menentukan keberlangsungan koloni dan produktivitas lebah.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga
Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD
Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa potensi lebah teuweul lokal di Lebak bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki nilai akademis dan ekologis.

- Advertisement -
Ad image

Raih Penghargaan Nasional

Nana tak berhenti mengembangkan koloni. Berbagai pelatihan diikuti untuk meningkatkan kemampuan budidaya dan pengelolaan usaha. Ia juga melengkapi usaha dengan sejumlah persyaratan, termasuk perizinan, label halal, serta pengujian laboratorium demi menjaga kualitas produk.

Kerja keras itu berbuah penghargaan. Pada 2019, Nana menerima API Inspiration dari Asosiasi Perlebahan Indonesia sebagai penggerak budidaya kelulut atau lebah teuweul di Banten.

“Alhamdulillah, tahun 2019 saya mendapatkan penghargaan API Inspiration dari Asosiasi Perlebahan Indonesia sebagai penggerak budidaya Kelulut atau Lebah Teuweul di Banten,” kata Nana.

- Advertisement -
Ad image

Saat ini, Nana mengembangkan sejumlah jenis lebah teuweul, termasuk jenis lokal dan Heterotrigona itama dari Gunung Karang, Pandeglang.

Selain memproduksi madu, Nana juga membangun saung-saung yang digunakan sebagai tempat belajar masyarakat. Warga yang tertarik beternak lebah dapat datang untuk melihat langsung proses budidaya.

Baca Juga:

Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup
Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api
Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029
KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan

Menurut Nana, beternak lebah memiliki manfaat yang jauh lebih luas dibanding sekadar menghasilkan uang. Budidaya lebah juga mendorong masyarakat menjaga lingkungan karena lebah membutuhkan pohon dan tanaman berbunga sebagai sumber pakan.

“Saya ingin banyak masyarakat yang tergerak untuk beternak, karena lebah lokal harus terjaga habitat dan jumlahnya. Lingkungan sekitar juga menjadi lebih asri karena membutuhkan banyak pohon dan bunga agar lebah mudah mencari makanan. Dari sisi bisnis juga cukup lumayan hasilnya,” ujarnya.

Nana dikenal pula sebagai pencetus produk Rambo Madu Teuweul Cipta Sejahtera. Dari aktivitas tersebut, Kampung Cipadang kini menjadi salah satu lokasi yang menarik bagi masyarakat, peternak, maupun akademisi yang ingin mengenal lebah tanpa sengat (stingless bee).

Lebah teuweul (Trigona spp.) merupakan lebah tanpa sengat yang menghasilkan madu, propolis, dan bee pollen. Produk-produk tersebut memiliki nilai ekonomi dan terus dikembangkan sebagai bagian dari potensi usaha perlebahan lokal.

Bagi Nana, menjaga lebah berarti ikut menjaga lingkungan. Semakin banyak masyarakat membudidayakan lebah lokal, semakin besar pula dorongan untuk mempertahankan pohon, tanaman berbunga, serta habitat yang menjadi sumber pakan lebah.

Kisah Nana menjadi bukti bahwa potensi lokal Lebak bisa dikembangkan menjadi usaha produktif sekaligus pusat edukasi dan upaya menjaga lingkungan. Dari sebuah aktivitas sederhana di kampung, budidaya lebah teuweul kini mampu mengundang perhatian akademisi hingga mengantarkan Nana meraih penghargaan di tingkat nasional. (Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Bakti Kesehatan di Desa Maja, Tracing TBC dan CKG Gratis
Selanjutnya Kejagung Periksa 2 SPPG Pandeglang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten

Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD

Dua UMKM Lebak Tembus 16 Besar Jawara Banten, Bidik Tiket 10 Besar!

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal

Daerah Nasional

Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

Daerah Nasional

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029

Daerah Ekbis

458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak

Daerah Infrastruktur

Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com