kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
NewsViral

Viral! Bantuan Gempa NTT, Jatah 30 KK Disebut Hanya 10 Telur dan 15 Kg Beras

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
21 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Potret viral bantuan korban Gempa NTT untuk satu RT (Istimewa)
Bagikan

Kobarnews.id – Video bantuan pangan bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendadak menjadi sorotan di media sosial. Pasalnya, paket bantuan yang diperlihatkan dalam video disebut diperuntukkan bagi satu RT yang dihuni 30 kepala keluarga (KK).

Dalam video yang beredar, seorang warga menunjukkan sejumlah bahan pangan yang diterimanya. Bantuan tersebut terdiri atas telur, minyak goreng, mi instan, dan beras.

Warga itu menyebut bantuan diterima pada hari kelima setelah gempa. Namun, jumlah bantuan yang terlihat dalam video memicu tanda tanya karena disebut untuk dibagikan kepada puluhan keluarga.

“Ini ada telur 10 butir, minyak ada seperempat liter, dan juga ada mi satu dus, beras ada 15 kilo. Ini untuk satu RT. Dalam satu RT ada 30 kepala keluarga,” kata warga tersebut dalam video.

- Advertisement -
Ad image

Video itu diunggah akun Instagram @fransiska_aja. Unggahan tersebut kemudian ramai diperbincangkan warganet.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Sebagian warganet mempertanyakan apakah bahan pangan yang ditampilkan benar-benar merupakan keseluruhan bantuan untuk 30 KK atau hanya salah satu bagian dari distribusi bantuan yang belum seluruhnya diterima warga.

“Gak mungkin presiden ngasih segitu, itu pasti ada yang gak beres di lapangan,” tulis salah satu warganet.

Sorotan juga mengarah pada mekanisme penyaluran bantuan. Jika paket tersebut memang merupakan total bantuan yang dialokasikan untuk satu RT, jumlahnya dinilai perlu mendapat penjelasan lebih lanjut.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal
Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda

Namun, belum ada informasi resmi yang memastikan konteks lengkap bantuan dalam video tersebut. Belum diketahui pula apakah paket yang diperlihatkan merupakan jatah kolektif satu RT, bantuan sementara, atau bagian dari distribusi yang masih berlanjut.

- Advertisement -
Ad image

Karena itu, isi video tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya penyimpangan dalam penyaluran bantuan.

Kondisi ini membuat transparansi distribusi menjadi penting, terlebih bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Pihak terkait perlu memberikan penjelasan mengenai jumlah bantuan, penerima, hingga mekanisme distribusinya agar informasi yang beredar di media sosial tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. (Red)

- Advertisement -
Ad image
TAGGED:Bantuan BencanaBantuan Gempa NTTGempa NTTNTT TerkiniViral Media Sosial
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Unma Pamerkan Produk UMKM Hasil KKN, Kelompok 19 Borong Dua Penghargaan
Selanjutnya Gubernur Andra Soni: Produk UMKM Banten Berpotensi Besar Tembus Pasar Ekspor
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com