kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanViral

Gubernur Andra Soni: Produk UMKM Banten Berpotensi Besar Tembus Pasar Ekspor

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
21 Agustus 2026
Bagikan
4 menit baca
Andra Soni saat menghadiri Pelepasan Ekspor Komoditas Unggulan Banten di BKHIT Banten, Jalan C3 Panjang, Benda, Kota Tangerang,
Bagikan

Kobarnews.id, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menyebut produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk menembus pasar ekspor. Pemprov Banten berkomitmen meningkatkan nilai tambah dan kualitas produk UMKM agar memenuhi standar pasar internasional.

Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri Pelepasan Ekspor Komoditas Unggulan Banten di Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Banten, Jalan C3 Panjang, Benda, Kota Tangerang, Jumat (21/8/2026).

“Potensi tersebut harus kita dorong agar tidak berhenti sebagai komoditas yang diproduksi dan dikonsumsi di dalam daerah,” kata Andra Soni.

Dia mengapresiasi Badan Karantina Indonesia dan BKHIT Banten yang menggelar kegiatan Merdeka Ekspor. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen memperkuat ekspor komoditas unggulan Banten sekaligus mendorong UMKM masuk ke pasar internasional.

- Advertisement -
Ad image

“Karena itu, kehadiran Klinik Ekspor sebagai sesuatu yang sangat strategis. Pelaku UMKM membutuhkan informasi, konsultasi, pendampingan, fasilitasi, kepastian persyaratan, dan akses terhadap jejaring pasar,” ujarnya.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

Andra Soni juga mengapresiasi Bazar UMKM Orientasi Ekspor. Dia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.

“Kita ingin UMKM Banten bukan hanya mampu menghasilkan produk yang baik, tetapi juga memiliki kemampuan produksi, konsistensi mutu, kemasan, legalitas, sertifikasi, dan kapasitas memenuhi permintaan pasar global,” tuturnya.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Menurutnya, kualitas menjadi salah satu faktor utama dalam perdagangan internasional. Produk yang akan masuk ke pasar global harus memenuhi standar yang ditetapkan negara tujuan.

- Advertisement -
Ad image

“Dalam perdagangan internasional, kualitas adalah bahasa yang dipahami semua negara. Produk yang masuk ke pasar global harus mematuhi standar yang ditetapkan negara tujuan. Di sinilah peran karantina sangat penting,” katanya.

Andra Soni menegaskan sinergi antara Badan Karantina Indonesia dan Pemprov Banten perlu terus diperkuat. Dia ingin ekosistem ekspor Banten dibangun secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“Kita ingin ekosistem ekspor Banten bekerja dari hulu sampai hilir. Pemprov Banten akan terus mendorong UMKM untuk naik kelas,” ucapnya.

- Advertisement -
Ad image

Ekspor Banten Meningkat

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding mengatakan pihaknya berupaya menjadikan karantina sebagai fasilitator sekaligus akselerator ekspor.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

Badan Karantina Indonesia, kata dia, memberikan pelatihan terkait standar negara tujuan ekspor untuk meningkatkan daya saing produk.

“Masalah utama ekspor saat ini adalah menjaga konsistensi mutu produk,” ujar Abdul Kadir.

Dia menambahkan, persyaratan ekspor tidak hanya berkaitan dengan kualitas dan kesehatan produk. Proses produksi, treatment, hingga lokasi pengolahan juga menjadi bagian yang diperhatikan.

Sementara itu, Kepala BKHIT Banten Dumasari Margaretha melaporkan adanya peningkatan ekspor komoditas yang dikarantina di wilayah Banten. Ekspor hewan tercatat naik 21%, ikan meningkat 279%, sedangkan tumbuhan naik 25,4%.

“Ekspor didominasi ke Asia Timur dan Asia Tenggara,” kata Dumasari.

Andra Soni bersama Abdul Kadir kemudian meninjau Mini Expo Ekspor BKHIT Banten. Sejumlah komoditas yang ditampilkan antara lain tanaman hias, tanaman akuarium, kaligrafi kulit, buah naga, manggis, salak, serai, daun rajang kering, olahan sarang burung walet, burung lovebird, ikan mas sinyonya, kelinci, dan tas pandan.

Dalam kegiatan tersebut juga digelar Klinik Ekspor, vaksinasi hewan peliharaan, Bazar UMKM, serta pelepasan ekspor sarang burung walet, manggis, dan kepiting dengan nilai total mencapai Rp 40,8 miliar. (Red/Rez)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Viral! Bantuan Gempa NTT, Jatah 30 KK Disebut Hanya 10 Telur dan 15 Kg Beras
Selanjutnya Durian Menumpuk di Baduy, Musim Panen Buah Melimpah
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com