Kobarnews.id, LEBAK – Buku Pelan-Pelan Tumbuh karya Salma diluncurkan di Ilalang School, Kabupaten Lebak. Buku tersebut mengajak pembaca memahami bahwa proses bertumbuh tidak selalu harus berlangsung cepat.
Peluncuran buku menjadi bagian dari rangkaian kegiatan di Ilalang School yang turut diisi dengan Pasar Baraya Ilalang, lomba Agustusan, pesta kreasi, hingga proyek instalasi listrik tenaga surya yang digagas Kak Sakhi.
Salma mengatakan buku Pelan-Pelan Tumbuh lahir dengan pesan bahwa setiap orang memiliki perjalanan dan waktu masing-masing. Ia berharap buku tersebut dapat menginspirasi pembaca sekaligus menjadi awal lahirnya karya-karya berikutnya.
“Terima kasih banyak atas support dan apresiasinya untuk kegiatan ini. Semoga dari buku ini lahir buku-buku yang lain dan bisa menginspirasi pembaca dalam setiap kata, dalam setiap halamannya,” kata Salma kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).
Menurut Salma, bertumbuh bukanlah sebuah perlombaan. Seseorang tidak harus selalu terburu-buru untuk mencapai tujuan karena setiap proses memiliki nilai yang perlu dijalani.
Melalui buku tersebut, pembaca diajak untuk berhenti sejenak, belajar, menerima diri, serta menikmati setiap tahapan kehidupan sebelum kembali melangkah.
Berjalan perlahan, kata dia, bukan berarti berhenti. Justru, proses yang dijalani dengan perlahan dapat memberikan ruang bagi seseorang untuk mengenali diri, belajar dari pengalaman, dan tumbuh dengan lebih sadar.
Suasana peluncuran buku berlangsung akrab dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya diperkenalkan dengan isi buku, tetapi juga diajak merefleksikan pengalaman dalam menjalani proses belajar, menghadapi tantangan, dan menerima diri.
Pelan-Pelan Tumbuh juga menyoroti bahwa kehidupan tidak semata-mata tentang mengejar hasil. Pengalaman, kegagalan, proses belajar, keberanian menerima diri, serta kemampuan untuk kembali melangkah setelah menghadapi tantangan menjadi bagian penting dalam perjalanan seseorang.
Pesan utama buku ini sederhana: setiap orang memiliki waktu dan jalannya masing-masing untuk bertumbuh. Karena itu, tidak apa-apa berjalan pelan selama tetap terus melangkah. (Red/Dian)



