kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPemerintahanPendidikanViral

Rp9,4 Miliar Digelontorkan Perbaiki SD Lebak, 1.138 Ruang Kelas Masih Rusak

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
2 September 2026
Bagikan
4 menit baca
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mulai tancap gas membenahi sarana pendidikan dasar. Tahun ini, Rp9,4 miliar digelontorkan melalui APBD 2026 untuk memperbaiki 70 ruang kelas di 19 sekolah dasar (SD).

Namun, anggaran tersebut masih jauh dari cukup. Pasalnya, di Kabupaten Lebak tercatat sekitar 1.138 ruang kelas mengalami kerusakan yang tersebar di 169 SD.

Artinya, pekerjaan rumah pemerintah daerah untuk menghadirkan ruang belajar yang aman dan layak masih sangat besar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, mengatakan program perbaikan sekolah yang bersumber dari APBD 2026 kini mulai masuk tahap awal pelaksanaan.

- Advertisement -
Ad image

“Seminggu kemarin baru MC-0 untuk yang APBD. Sementara untuk program revitalisasi masih dalam proses, ada yang sudah berjalan 50 persen,” kata Dodi kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

MC-0 atau Mutual Check 0 merupakan pemeriksaan dan pengukuran bersama sebelum pekerjaan fisik dimulai. Tahapan ini dilakukan untuk mencocokkan kondisi nyata di lapangan dengan perencanaan dan volume pekerjaan.

Jadi, meski belum masuk pekerjaan fisik secara penuh, proyek perbaikan yang dibiayai APBD sudah bergerak. MC-0 menjadi pijakan awal sebelum kontraktor melaksanakan pekerjaan sesuai rencana.

Sementara itu, program revitalisasi sekolah yang mendapat dukungan pemerintah pusat sudah menunjukkan progres lebih cepat. Sejumlah pekerjaan fisik telah berjalan, bahkan ada yang mencapai sekitar 50 persen.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Dodi menjelaskan, penanganan sekolah rusak di Lebak dilakukan melalui sejumlah sumber pembiayaan. Selain mengandalkan APBD, Pemkab Lebak juga mengupayakan dukungan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi satuan pendidikan.

- Advertisement -
Ad image

Langkah ini penting mengingat jumlah ruang kelas yang rusak jauh lebih banyak dibandingkan kemampuan keuangan daerah.

Sebelumnya, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Sahril Apani, mengungkapkan terdapat sekitar 1.138 ruang kelas rusak di 169 SD.

Ruang kelas dengan kondisi rusak berat menjadi prioritas untuk ditangani.

- Advertisement -
Ad image

“Memang APBD kita sangat terbatas, tapi kita tetap akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan pada semua ruang kelas yang masuk ke kategori rusak berat,” ujar Sahril.

Keterbatasan fiskal membuat perbaikan sekolah tidak mungkin dilakukan sekaligus. Penanganan harus dilakukan secara bertahap dengan melihat tingkat kerusakan serta kemampuan anggaran.

Baca Juga:

Basarnas Telusuri Video Udara yang Diduga Rekam Speedboat Arupadhatu 1 di Selat Sunda
Komisi II DPR Soroti Pengelolaan Aset Daerah, Sekda Lebak Ikuti Rapat Virtual
Istri Bupati Lebak Tinjau Pembangunan RTLH Warga Cijoro Lebak
AKBP Herfio Zaki Dipercaya Jadi Dirkrimum Polda Banten, Pegang Prinsip Berbuat Baik dan Bersedekah

Untuk 2026, Pemkab Lebak mengalokasikan Rp9,4 miliar untuk 70 ruang kelas di 19 SD. Anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar bagi siswa maupun guru.

Di saat yang sama, Dinas Pendidikan Lebak terus mengajukan dukungan pembiayaan kepada pemerintah pusat. Program revitalisasi diharapkan bisa memperluas cakupan perbaikan sekolah.

Progres revitalisasi yang sudah mencapai sekitar 50 persen menjadi kabar baik di tengah masih besarnya kebutuhan perbaikan sekolah di Lebak.

Dodi juga menegaskan pentingnya pembaruan data sarana dan prasarana pendidikan. Data yang akurat menjadi dasar pemerintah dalam menentukan sekolah mana yang membutuhkan intervensi dan menentukan prioritas pembangunan.

“Dinas Pendidikan Lebak sendiri saat ini menerapkan mekanisme pemutakhiran data prasarana Dapodik secara berjenjang untuk menjaga validitas data sekolah,” kata Dodi.

Besarnya jumlah ruang kelas rusak membuat pembenahan sekolah di Lebak tidak bisa hanya mengandalkan satu tahun anggaran.

Butuh kesinambungan program, data yang valid, pengawasan pekerjaan, serta sinergi pembiayaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Untuk tahun ini, langkah awal sudah dimulai. Rp9,4 miliar APBD disiapkan untuk memperbaiki 70 ruang kelas di 19 SD. Pekerjaan tersebut kini memasuki tahap MC-0.

Di sisi lain, program revitalisasi yang didukung pemerintah pusat sudah berjalan di sejumlah sekolah dengan progres sekitar 50 persen.

Pekerjaan rumah berikutnya adalah memastikan seluruh proyek benar-benar dikerjakan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan menghasilkan ruang belajar yang aman serta layak.

“Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi, tepat waktu, dan menghasilkan ruang belajar yang benar-benar aman serta layak bagi siswa dan tenaga pendidik,” pungkas Dodi. (Red/Dian)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya ‘Pelan-Pelan Tumbuh’ Diluncurkan di Ilalang School Lebak, Ajak Pembaca Menikmati Proses Kehidupan
Selanjutnya Jangan Tunggu Sakit, Warga Lebak Didorong Rajin Cek Kesehatan
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com