kobarnews.id
Senin, 2 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahEkbisNewsPemerintahanViral

Demo E-Parking di Disperindag Lebak, Warga Minta Evaluasi dan Jaminan Ganti Rugi

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
17 September 2026
Bagikan
5 menit baca
Aksi demo dari Aliansi Masyarakat Lebak Bersatu di kantor Disperindag Lebak.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Aliansi Masyarakat Lebak Bersatu menggelar aksi demonstrasi menyoroti penerapan e-parking di Kabupaten Lebak. Massa meminta pemerintah melakukan pengkajian ulang terhadap sistem dan tarif e-parking.

Koordinator aksi, Sigit, mengatakan pengkajian ulang diperlukan untuk memastikan keberadaan e-parking benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tuntutan kami melakukan pengkajian ulang tentang e-parking. Dampaknya dan fungsionalnya kembali lagi kepada masyarakat,” kata Sigit.

Orator aksi, Muhammad Fahmi Faisal, menyoroti minimnya sosialisasi kepada pedagang dan pelaku usaha terkait penerapan e-parking. Dia juga mempertanyakan mekanisme tanggung jawab apabila terjadi kehilangan kendaraan di area parkir.

- Advertisement -
Ad image

“Daripada mematikan pedagang dan pelaku usaha, ketika kami menanyakan kepada pedagang dan pelaku usaha, tidak ada sosialisasi terkait masalah baik atau buruknya untuk dilanjutkan,” ujar Fahmi.

Baca Juga:

Kapolda Banten Turun ke Jalan, Ingatkan Pelajar: Jangan Jadi Gangster, Masa Depan Bukan di Jalanan!
ArenKula Nusantara Jadi Satu-satunya Wakil Lebak yang Masuk 10 Besar Jawara UMKM Banten 2026
Banjir Menghantui Lagi, Warga Permata Kasemen Tagih Janji Pengembang dan Desak Pemkot Serang Turun Tangan!
DPC PPP Kabupaten Serang Dukung Mardiono, Siap Satu Komando Jelang Pemilu 2029

Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi perusahaan yang menjadi mitra pengelola e-parking, termasuk memastikan adanya perlindungan atau asuransi bagi masyarakat.

“Ketika ada evaluasi dan lelang kembali, seharusnya dievaluasi besar-besaran terkait klasifikasi perusahaan mana yang boleh bermitra. Yang pertama harus mendaftarkan asuransi,” katanya.

Dia menilai perusahaan pengelola juga harus memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk menanggung kerugian apabila terjadi persoalan di lapangan.

Baca Juga:

Wagub Dimyati Hadiri Turnamen Catur di Serang, Dorong Pembinaan Atlet Muda
Gerak Cepat! Pemkab Lebak Benahi Fasilitas Alun-alun Rangkasbitung Usai Dikeluhkan Warga
Demokrat Usul Gerai Mutasi Kendaraan di MPP Pandeglang untuk Dongkrak PAD
Wagub Banten Minta Santri Tak Cuma Pintar, tapi Juga Berakhlak Mulia

“Apakah perusahaan yang diminta ini bonafit atau tidak, yang mampu meng-cover ketika ada kerugian. Informasi itu yang harus kita sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Lebak,” ujarnya.

- Advertisement -
Ad image

Fahmi mengatakan massa juga meminta pemerintah mempertimbangkan kembali tarif e-parking karena dinilai dapat berdampak terhadap aktivitas perdagangan dan daya beli masyarakat.

“Yang pertama dampaknya penurunan daya beli. Yang kedua, kalau memang tidak diindahkan, kami menuntut untuk dicabut sekalian. Jangan sampai ada e-parking kalau dirasa tidak ada manfaatnya bagi masyarakat Lebak dan hanya menjadi beban,” katanya.

Namun, apabila e-parking tetap dilanjutkan, massa meminta pemerintah memberikan kepastian mengenai tarif dan mekanisme pertanggungjawaban jika terjadi kehilangan kendaraan.

- Advertisement -
Ad image

“Kalau memang bisa diindahkan, misalnya dengan tarif yang flat atau dengan formula yang lain, kami butuh kepastian terkait ketika terjadi kehilangan ataupun kejadian lainnya, apa bentuk tanggung jawabnya,” ujarnya.

Pemkab Lebak Siapkan Evaluasi

Baca Juga:

Pilkades Serentak 2027 di Tangerang, FMPD Desak Pemkab Segera Sosialisasikan Perbup
Kabel Semrawut di Gerbang Perumahan Banten Metropolis Terbakar, Warga Padamkan Api
Pengurus DPD dan DPC Gerindra se-Banten Resmi Dilantik, Dasco Targetkan Kemenangan 2029
KNMP Dibangun di 5 Desa Pesisir Lebak, Pemkab Optimistis Dongkrak Ekonomi Nelayan

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Lebak, Bayu Hadiana, mengatakan masa berlaku kerja sama e-parkir yang berjalan saat ini akan berakhir pada Oktober 2026.

Menurut Bayu, proses penilaian calon mitra pengelola e-parking telah dilakukan sejak Agustus. Saat ini terdapat tiga calon mitra yang mengikuti proses tersebut.

“Memang masyarakat sudah mengetahui bahwasanya masa berlakunya habis di bulan Oktober ini. Makanya kita hari ini sedang melaksanakan penilaian yang sudah hampir satu bulan yang lalu, dari bulan Agustus,” kata Bayu kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).

Bayu mengatakan masing-masing calon mitra telah melakukan presentasi terkait konsep pengelolaan e-parkir ke depan.

“Nanti ke depan kita akan rapat kembali dan mudah-mudahan terpilih satu mitra yang memang jauh lebih baik dari yang sebelumnya,” ujarnya.

Dia menyebut masukan dari Aliansi Masyarakat Lebak Bersatu menjadi bahan evaluasi pemerintah. Pemkab Lebak, kata Bayu, juga menginginkan pengelolaan e-parking ke depan lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Apabila ada hal-hal yang memang kurang sebelumnya, kita catat dan tadi sudah kita sampaikan kepada calon mitra ketika presentasi. Mereka memberikan gambaran bagaimana cara mengantisipasi apa saja yang menjadi kekurangan sebelumnya,” katanya.

Bayu menambahkan pemerintah akan memasukkan sejumlah poin evaluasi ke dalam perjanjian kerja sama dengan mitra terpilih.

“Harapannya jelas, kita akan menuangkan apa yang tadi disampaikan oleh mereka yang terbaik itu nanti dalam bentuk perjanjian kerja sama,” ujarnya.

Pemkab Lebak juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja mitra secara berkala. Evaluasi awal akan dilakukan selama tiga bulan pertama setelah pengelolaan berjalan.

“Perjanjian kerja sama itu juga sekarang kita akan ada metode evaluasi tiga bulan pertama. Kita lihat bagaimana cara mereka bekerja ketika pertama kali,” kata Bayu.

Setelah itu, evaluasi dan rekonsiliasi akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan untuk memastikan pengelolaan berjalan sesuai kesepakatan.

“Setelah mulai melaksanakan pemungutan, nanti tiga bulan sekali kita akan laksanakan rekon dengan mereka supaya tidak terjadi hal-hal yang miss antara dengan calon mitra tersebut,” pungkasnya. (Red/Hikmat)

Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Ditlantas Polda Banten Panen Jagung di Lahan 3 Hektare, Hasilnya Diproyeksi 12 Ton
Selanjutnya Kejari Pandeglang Siap Tindaklanjuti Aduan Dugaan Pengelolaan PBB-P2 Desa Kertaraharja
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Bikin Bangga! Ponpes Al Marjan Mulabaru Borong 6 Piala di MOMB 2026 Banten

Cegah C3 dan Geng Motor, Polres Lebak Gencarkan Patroli KRYD

Dua UMKM Lebak Tembus 16 Besar Jawara Banten, Bidik Tiket 10 Besar!

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal

Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Ekbis

Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal

Daerah Nasional

Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

Daerah Nasional

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029

Daerah Ekbis

458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak

Daerah Infrastruktur

Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com