kobarnews.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Kabupaten Pandeglang
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • LapasCibinong
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahInspirasiNasionalNews

Di Balik ‘Rumah Mamah’, Jejak Suyudi Ario Seto dan Keluarganya di Pandeglang

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
4 Oktober 2026
Bagikan
3 menit baca
Rumah Mamah di Pandeglang menjadi bagian dari perjalanan keluarga Suyudi Ario Seto, menyimpan kenangan tentang orang tua, keluarga, dan tempat untuk kembali./istimewa
Bagikan

KOBARNEWS.ID, PANDEGLANG – Sebuah bangunan berbentuk vila berdiri di Kampung Babakan Mandala, Desa Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Dari luar, bangunan itu tampak seperti rumah peristirahatan biasa. Namun bagi keluarga besar Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Suyudi Ario Seto, tempat tersebut menyimpan cerita yang lebih personal.

Mereka menyebutnya Rumah Mamah.

Nama itu bukan sekadar panggilan. Ada cerita keluarga yang melekat di baliknya. Bangunan tersebut berkaitan dengan orang tua keluarga Suyudi dan kemudian menjadi tempat yang kerap digunakan saat keluarga berada di Pandeglang.

- Advertisement -
Ad image

Tubagus Hikmat, salah satu keluarga Suyudi, mengatakan bangunan itu sebenarnya merupakan sebuah vila. Namun sejak awal, keluarga lebih mengenalnya sebagai Rumah Mamah.

Baca Juga:

Polda Banten Bongkar Dugaan Tambang Tanah Urug di Kasemen
Wagub Dimyati Beber Strategi Ketahanan Pangan Banten ke Peserta Sespimti Polri
Raker GMPK Banten, Bentuk Tim Kerja Pencegahan Korupsi
Metrologi Awasi Pos dan Jasa Ekspedisi, Konsumen Diminta Dapat Kepastian Layanan

“Ini vila, tapi beliau selalu bilang ini Rumah Mamah. Disebutnya Rumah Mamah karena ini punya orang tuanya, cuma beliau yang bangun. Jadi dipanggilnya Rumah Mamah,” kata Hikmat saat ditemui di lokasi.

Bagi keluarga, nama tersebut seolah menjadi penanda bahwa bangunan itu memiliki hubungan erat dengan sosok orang tua mereka.

Tempat Singgah Keluarga

Baca Juga:

Pemprov Banten Gandeng PTPN IV Buka Lapangan Kerja, Warga Lokal Diprioritaskan
Kantor Pengadilan Tinggi Agama Banten di Serang Terbakar, 4 Ruangan Lantai 2 Dilalap Api
Bupati Lebak Minta PGRI Jadi Mitra Strategis, Kawal Kebijakan Pendidikan
Proyek Trotoar dan Drainase Sunan Kalijaga Baru 24 Persen, Rp4,68 Miliar Ditarget Rampung Desember

Rumah Mamah digunakan sebagai tempat beristirahat ketika anggota keluarga datang ke Pandeglang. Mereka yang tinggal di Jakarta maupun daerah lain dapat menginap di sana ketika berada di kampung halaman.

- Advertisement -
Ad image

Suyudi termasuk salah satu anggota keluarga yang beberapa kali menginap di rumah tersebut saat berkunjung ke Pandeglang.

Kenangan tentang rumah itu salah satunya muncul saat momen Lebaran. Ketika hari raya tiba, Suyudi pernah menghabiskan waktu di sana bersama saudara dan orang tuanya.

“Betul, dulu waktu Lebaran di sini juga. Nginep di sini, dengan adik-adiknya, dengan kakaknya, dengan orang tuanya,” ujar Hikmat.

- Advertisement -
Ad image

Momen seperti itu menjadi bagian dari kehidupan keluarga yang kemudian tersimpan sebagai kenangan di Rumah Mamah.

Rumah yang Menyimpan Kenangan

Baca Juga:

Pejabat Samsat Cilegon Diduga Tinggalkan Kantor Sebelum Jam Kerja Usai
Musim Hujan Mundur, Banten Siapkan Rekayasa Cuaca
Kemenag Lebak Ingatkan PNS Cek Data Simpeg5: “Simpegmu adalah Nasibmu”
Limbah Triplek di Pabrik Ciginggang Lebak Terbakar, 2 Mobil Damkar Dikerahkan

Bagi keluarga besar Suyudi, Rumah Mamah pada akhirnya bukan sekadar tempat bermalam.

Bangunan tersebut menjadi bagian dari perjalanan keluarga terutama karena di sanalah sejumlah momen bersama orang tua dan saudara pernah berlangsung.

Kesibukan membuat anggota keluarga menjalani kehidupan di tempat berbeda. Suyudi, misalnya, lebih banyak beraktivitas di Jakarta seiring perjalanan kariernya di kepolisian. Namun ketika berada di Pandeglang, Rumah Mamah menjadi salah satu tempat yang menghubungkannya dengan keluarga dan kampung halaman.

Karena itu, sebutan Rumah Mamah tetap digunakan hingga kini.

Bagi orang yang baru melihatnya, bangunan itu mungkin hanya tampak sebagai sebuah vila di tengah permukiman. Tetapi bagi keluarga Suyudi, nama tersebut membawa ingatan tentang orang tua, saudara, Lebaran, dan waktu yang pernah mereka habiskan bersama.

Rumah itu mungkin tidak banyak bercerita kepada orang yang datang untuk pertama kali.

Namun bagi keluarga yang mengenalnya sejak lama, setiap sudutnya menyimpan cerita tentang dari mana mereka berasal dan ke mana mereka selalu kembali. (HF/red)

TAGGED:KaduhejoKapolriKisah KeluargaPandeglangRumah MamahSuyudi Ario Seto
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Karnaval Panjang Mulud Diusulkan Masuk Kalender Nusantara
Selanjutnya TKDN Mobil Listrik 60 Persen Mulai 2027, Seberapa Siap Toyota?
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Kapolsek Malingping Cek Dapur MBG, Ingatkan Pekerja Jaga Kamtibmas

Dandim Pandeglang Pimpin Upacara Penerimaan 10 Personel Baru

Subdenpom Pandeglang Perkuat Sinergi Dengan PUPR

Bukan Sekadar HUT Banten, Pekan Kebudayaan Jadi Panggung Baru Seni Tradisi

Strategi Pemprov Banten 2027 Tekan Kemiskinan, Fokus SDM Unggul dan Infrastruktur

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah Hukum

Remaja 16 Tahun di Pandeglang Hilang, Naik Scoopy Merah

Daerah Ekbis

Glamping di Pinggir Sungai Jadi Primadona Curug Goong Pandeglang

Daerah Pemerintahan

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Dimyati Targetkan Level Adaptif

Daerah Hukum

Siswa SMPN 1 Rangkasbitung Belajar Tertib Lalu Lintas di Satpas Polres Lebak

Daerah News

Pohon Tumbang Tutup Jalan Rangkasbitung-Pandeglang, Lalu Lintas Macet

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com