kobarnews.id
Rabu, 16 September 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Banten
  • Rangkasbitung
  • Kabupaten Lebak
  • Kabupaten Pandeglang
  • Pemkab Lebak
  • Video viral
  • Gempa NTT
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPendidikanViral

Enam Tahun Menanti, Siswa MI Irsyadul Ibad Lebak Belajar di Lantai Usai Diterjang Banjir Bandang

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
4 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Puluhan siswa MI belajar di lantai dengan kondisi bangunan memperihatinkan.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Enam tahun berlalu sejak banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Lebak, namun luka bencana itu masih membekas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Irsyadul Ibad, Kampung Padurung, Desa Lebaksangka, Kecamatan Lebakgedong.

Puluhan siswa di sekolah tersebut kini masih harus belajar dalam kondisi serba terbatas. Meja dan kursi tak mencukupi, membuat sebagian murid terpaksa menggelar buku di lantai saat mengikuti pelajaran.

Bangunan sekolah pun jauh dari kata layak. Dinding kelas retak, ruang guru hancur, toilet tidak berfungsi, sementara sejumlah fasilitas belajar rusak dan belum tergantikan.

Di tengah kondisi memprihatinkan itu, semangat para siswa untuk menuntut ilmu tidak padam. Setiap hari mereka tetap datang ke sekolah, membaca, menulis, dan mengikuti pelajaran meski ruang belajar nyaris tidak memberikan kenyamanan.

- Advertisement -
Ad image

Guru MI Irsyadul Ibad, Wahyudin Sutiawan, mengatakan kondisi sekolah tidak banyak berubah sejak banjir bandang dan longsor melanda pada 2020.

Baca Juga:

KPK Bongkar Dugaan Korupsi di ATR/BPN, Uang Rp106,3 Miliar Diamankan
Pengajian Triwulan IPARI Lebak Perkuat Kompetensi dan Soliditas Penyuluh Agama
Kabut Tebal Hambat Pencarian 5 Jurnalis dan 3 ABK Hilang di Selat Sunda
Basarnas Pastikan Video Drone Speedboat Arupadhatu I di GAK Sudah Dicek, Hasilnya Nihil

“Sejak banjir bandang dan longsor tahun 2020, kondisinya seperti ini. Ruang guru hancur, ruang kelas juga mengalami kerusakan berat,” kata Wahyudin, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, keterbatasan fasilitas membuat proses belajar mengajar harus dilakukan dengan berbagai cara. Bahkan, ruang kelas terpaksa merangkap sebagai ruang administrasi lantaran sekolah tidak memiliki ruang guru yang memadai.

“Beberapa murid belajar di lantai. Ada juga kelas yang hanya dipisahkan sekat sederhana, sehingga suara dari kelas sebelah masuk dan mengganggu proses belajar,” ujarnya.

Baca Juga:

Amir Hamzah Lantik Pengurus Pramuka Kalanganyar, Dorong Cetak Generasi Berkarakter
Rembug Pendidikan Lebak Digelar, Amir Hamzah Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran, Kebun Bambu 3 Hektare di Lebak Terbakar
Suahasil Kembali Jadi Menkeu, Bea Cukai Diminta Gencar Berantas Rokok Ilegal

Bagi Wahyudin, kondisi tersebut menjadi pemandangan yang menyayat hati. Ia mengaku sering merasa sedih melihat para siswa tetap bersemangat belajar di tengah keterbatasan.

- Advertisement -
Ad image

“Saya sering menangis setiap mau masuk kelas. Melihat kondisi ruangan seperti ini rasanya sedih. Anak-anak tetap semangat belajar, tetapi mereka seharusnya mendapatkan tempat belajar yang jauh lebih layak,” ungkapnya.

Saat ini MI Irsyadul Ibad menampung sekitar 90 siswa dengan enam guru dan seorang kepala sekolah. Namun, kegiatan belajar hanya mengandalkan dua ruang kelas dengan kondisi yang sangat sederhana.

Kisah MI Irsyadul Ibad menjadi potret panjang dampak bencana yang belum sepenuhnya usai. Enam tahun setelah banjir bandang menerjang, puluhan anak di pelosok Lebak masih menunggu hadirnya ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak.

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Survei Prabowo Bikin Heboh, Selisih 30 Poin Antar Lembaga Picu Perdebatan
Selanjutnya Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, AKBP Sonny Harsono Resmi Jabat Kapolres Pandeglang

Pisah Sambut PJU Polda Banten Hengki: Mutasi Boleh, Silaturahmi Jangan Putus

Tim SAR Kejar 8 Orang Hilang Sampai Samudera Hindia

Peserta Pra-UKW PWI Serang Didorong Tampil Kompeten

Lima Pejabat Polda Banten Berganti, Kapolda Minta Pejabat Baru Segera Adaptasi

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Daerah News

Banggar DPRD Pandeglang Tuntaskan Perubahan APBD 2026

Daerah Hukum

MPC PP Lebak Desak Setop Pemasangan Tiang WiFi Tak Berizin

Daerah News

Demokrat Pandeglang Sambangi Keluarga Kru Arupadatu I

Daerah Ekbis

Gubernur Andra Soni Tinjau KEK ETKI Banten, Investasi Capai Rp1,9 Triliun

Daerah Hukum

Kabel WiFi Menjuntai Kembali Jerat Pengendara, Warga Minta Pengusaha Bertanggung Jawab

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Inspirasi
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Nasional
  • Budaya
  • Politik
  • Ekbis
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com