kobarnews.id
Minggu, 1 November 2026
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Lifestyle
  • Hukum
  • Budaya
  • Ekbis
  • Barjas
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
  • Viral
  • Pandeglang
  • Kabupaten Pandeglang
  • Banten
  • Lebak
  • Kabupaten Lebak
  • Rangkasbitung
  • Pemkab Lebak
  • Wisata Pandeglang
kobarnews.idkobarnews.id
Font ResizerAa
  • News
  • Viral
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Barjas
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekbis
  • Infrastruktur
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kobar Mania
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sosial
  • Tekno
Search
  • Kanal
    • News
    • Daerah
    • Viral
    • Hukum
    • Ekbis
    • Nasional
    • Kesehatan
    • Internasional
    • Barjas
    • Inspirasi
    • Budaya
    • Kobar Mania
    • Lifestyle
    • Politik
    • Infrastruktur
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Pemerintahan
    • Tekno
Punya akun? Masuk
Follow US
© 2026 Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com
DaerahNewsPendidikanViral

Enam Tahun Menanti, Siswa MI Irsyadul Ibad Lebak Belajar di Lantai Usai Diterjang Banjir Bandang

Oleh:
Redaksi
Oleh:Redaksi
Editor
Follow:
- Editor
4 Agustus 2026
Bagikan
2 menit baca
Puluhan siswa MI belajar di lantai dengan kondisi bangunan memperihatinkan.
Bagikan

Kobarnews.id, LEBAK – Enam tahun berlalu sejak banjir bandang dan longsor menerjang Kabupaten Lebak, namun luka bencana itu masih membekas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Irsyadul Ibad, Kampung Padurung, Desa Lebaksangka, Kecamatan Lebakgedong.

Puluhan siswa di sekolah tersebut kini masih harus belajar dalam kondisi serba terbatas. Meja dan kursi tak mencukupi, membuat sebagian murid terpaksa menggelar buku di lantai saat mengikuti pelajaran.

Bangunan sekolah pun jauh dari kata layak. Dinding kelas retak, ruang guru hancur, toilet tidak berfungsi, sementara sejumlah fasilitas belajar rusak dan belum tergantikan.

Di tengah kondisi memprihatinkan itu, semangat para siswa untuk menuntut ilmu tidak padam. Setiap hari mereka tetap datang ke sekolah, membaca, menulis, dan mengikuti pelajaran meski ruang belajar nyaris tidak memberikan kenyamanan.

- Advertisement -
Ad image

Guru MI Irsyadul Ibad, Wahyudin Sutiawan, mengatakan kondisi sekolah tidak banyak berubah sejak banjir bandang dan longsor melanda pada 2020.

Baca Juga:

Festival Kaibon Kota Serang 2026 Berlangsung Meriah, Angkat Seni Budaya hingga UMKM Lokal
Ratusan Pemotor Jelajahi Wisata Alam Banten, Rayakan HUT ke-26
Fasilitas Lengkap, Curug Goong Mandalawangi Tawarkan Glamping dan Camping Ground Komunal
Pengurus PKB Pandeglang Dikukuhkan, Nawawi Desak Anggaran Pesantren dan Madrasah Ditambah

“Sejak banjir bandang dan longsor tahun 2020, kondisinya seperti ini. Ruang guru hancur, ruang kelas juga mengalami kerusakan berat,” kata Wahyudin, Senin (3/8/2026).

Menurutnya, keterbatasan fasilitas membuat proses belajar mengajar harus dilakukan dengan berbagai cara. Bahkan, ruang kelas terpaksa merangkap sebagai ruang administrasi lantaran sekolah tidak memiliki ruang guru yang memadai.

“Beberapa murid belajar di lantai. Ada juga kelas yang hanya dipisahkan sekat sederhana, sehingga suara dari kelas sebelah masuk dan mengganggu proses belajar,” ujarnya.

Baca Juga:

PKB Pandeglang Dikukuhkan, Muhaimin Iskandar Minta Kader Mulai Bergerak Menangkan Pemilu 2029
458 Mahasiswa USBR Diwisuda, Rektor: Kampus Harus Jadi Motor Penggerak Ekonomi Lebak
Pembangunan 5 Rutilahu Program TMMD ke-130 Kodim Lebak Capai 80 Persen
Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Sasar 3 Titik

Bagi Wahyudin, kondisi tersebut menjadi pemandangan yang menyayat hati. Ia mengaku sering merasa sedih melihat para siswa tetap bersemangat belajar di tengah keterbatasan.

- Advertisement -
Ad image

“Saya sering menangis setiap mau masuk kelas. Melihat kondisi ruangan seperti ini rasanya sedih. Anak-anak tetap semangat belajar, tetapi mereka seharusnya mendapatkan tempat belajar yang jauh lebih layak,” ungkapnya.

Saat ini MI Irsyadul Ibad menampung sekitar 90 siswa dengan enam guru dan seorang kepala sekolah. Namun, kegiatan belajar hanya mengandalkan dua ruang kelas dengan kondisi yang sangat sederhana.

Kisah MI Irsyadul Ibad menjadi potret panjang dampak bencana yang belum sepenuhnya usai. Enam tahun setelah banjir bandang menerjang, puluhan anak di pelosok Lebak masih menunggu hadirnya ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak.

- Advertisement -
Ad image
Bagikan berita ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link
Sebelumnya Survei Prabowo Bikin Heboh, Selisih 30 Poin Antar Lembaga Picu Perdebatan
Selanjutnya Pemkab Tangerang Sosialisasikan Keluarga Sadar Hukum bagi Pemerintah Desa
- Advertisement -
Ad image
TERKINI

Wakapolres Lebak Gelar Subuh Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Judol

PTUN Batalkan Pemberhentian Kades Kerta Lebak, Pemkab Pilih Banding

Pemprov Banten Gelar Festival Jawara UMKM dan Kuliner, Dorong Daya Saing Pelaku Usaha

Amran Sentil Pembela Mafia Pangan: Bangun dari Tidur! 600 Ton Beras SPHP Diduga Diselewengkan

Operasi Patuh Maung Hari Kelima, Polisi Temukan Pemotor Tak Pakai Helm hingga Sopir Main HP

- Advertisement -
Ad image
- Advertisement -
Ad image
Berita Terkait
Barjas Daerah

Menteri PU dan Andra Soni Blusukan Susuri Kali Angke, Pendangkalan dan Penyempitan Jadi Biang Banjir

Daerah Hukum

Polda Banten Beri Tenggat 7 Hari ke Polres Pandeglang untuk Tuntaskan Kasus Penganiayaan Anak

Daerah News

Andra Soni Targetkan Anggaran Bansos Banten Naik pada 2027

Budaya Daerah

Irna Narulita Apresiasi Desa Maja Lebak Berhasil Raih Status Desa Mandiri

Daerah News

Wisata Dadakan Masjid Tenggelam Bendungan Karian, Warga Somang Sediakan Jembatan Penyeberangan

  • Trending Topics:
  • Daerah
  • Viral
  • News
  • Pemerintahan
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Budaya
  • Ekbis
  • Politik
kobarnews.id
Kobarnews.id mengangkat berbagai isu, mulai dari politik, pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, hingga peristiwa dan perkembangan masyarakat di daerah.
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak & Iklan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Syarat & Ketentuan

2016 © Kobarnews.id. Designed with ❤︎⁠ by dezainin.com