Kobarnews.id, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni memaparkan sejumlah capaian pembangunan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten. Mulai dari pembangunan sekolah baru, infrastruktur, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga layanan kesehatan gratis.
Hal itu disampaikan Andra saat menjadi inspektur upacara HUT ke-26 Provinsi Banten di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Minggu (4/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Andra menyebut HUT ke-26 Banten mengusung tema “Banten Bergerak, Maju Berdampak”. Menurutnya, tema tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk merespons persoalan masyarakat secara cepat dan adaptif.
Andra menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya program atau capaian indikator di atas kertas. Menurutnya, pembangunan harus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Pembangunan bukan semata-mata tentang seberapa banyak program yang kita laksanakan, melainkan tentang seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan dan seberapa nyata perubahan yang dapat dihadirkan bagi masyarakat,” ujar Andra.
7 Sekolah Baru Dibangun
Di sektor pendidikan, Pemprov Banten telah meresmikan tujuh unit sekolah baru pada tahun ini. Rinciannya terdiri atas dua SMA, empat SMK, dan satu SKH.
Keberadaan sekolah baru tersebut disebut mampu menampung hingga 1.356 peserta didik.
Sementara di sektor infrastruktur, Pemprov Banten mencatat pembangunan 61 ruas jalan desa dan satu jembatan dengan total panjang 71 kilometer pada 2025.
Pembangunan juga dilakukan pada tujuh daerah irigasi sepanjang 6,90 kilometer. Infrastruktur tersebut memberikan manfaat pengairan untuk lahan pertanian seluas 448,15 hektare.
Pemprov Banten juga memperbaiki 389 unit rumah tidak layak huni. Selain itu, pembangunan infrastruktur permukiman mencakup 407,43 kilometer jalan lingkungan, 75 kilometer drainase, dan 10 unit posyandu.
7,2 Juta Warga Dapat Cek Kesehatan Gratis
Di sektor kesehatan, Pemprov Banten terus meningkatkan kapasitas RSUD. Sejumlah fasilitas layanan baru telah diresmikan di RSUD Malingping, RSUD Irsyad Djuwaeli Labuan, dan RSUD Uwes Qorny Cilograng.
Banten juga turut menjalankan sejumlah program prioritas nasional. Sebanyak tujuh Sekolah Rakyat telah beroperasi di Banten.
Kemudian, melalui Program Sekolah Garuda, empat satuan pendidikan di Banten ditetapkan sebagai Sekolah Menengah Atas Unggul Garuda Transformasi.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Banten disebut telah menjangkau sekitar 3,5 juta penerima manfaat. Sedangkan melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sebanyak 7,2 juta warga Banten telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
1.551 Koperasi Merah Putih Dibentuk
Di sektor ekonomi masyarakat, sebanyak 1.551 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah dibentuk. Dari jumlah tersebut, 694 koperasi telah beroperasi hingga September 2026.
Program Kampung Nelayan Merah Putih juga telah berjalan di 15 desa pesisir.
Untuk meningkatkan konektivitas wilayah, sembilan ruas jalan telah dibangun melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Andra mengatakan berbagai capaian tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah pusat, Pemprov Banten, pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat.
“Capaian yang telah diraih patut disyukuri dan diapresiasi. Namun, tantangan ke depan harus dijawab dengan kerja yang lebih keras, kolaborasi yang lebih kuat, serta implementasi inovasi agar pelayanan publik semakin berkualitas,” tegasnya.
Andra kemudian meminta seluruh ASN di lingkungan Pemprov Banten tidak menjadikan pekerjaan hanya sebagai rutinitas administratif.
Dia meminta ASN memastikan setiap kebijakan dan program pemerintah benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Yaitu mendekatkan dan memudahkan pelayanan publik, serta memberikan dampak manfaat nyata dari setiap kebijakan dan program kerja,” pungkasnya. (Haris/Oyo)





