Kobarnews.id, SERANG – AKBP Herfio Zaki, S.I.K., M.H., dipercaya menduduki jabatan Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Banten. Herfio menggantikan Kombes Dian Setyawan, S.H., S.I.K., M.Hum.
Sebelumnya, Herfio menjabat sebagai Kapolres Lebak. Perwira kelahiran Riau ini memiliki pengalaman panjang di bidang reserse maupun kewilayahan.
Herfio Zaki mengawali kariernya dengan menduduki sejumlah jabatan kewilayahan, termasuk sebagai kapolsek di beberapa daerah. Ia kemudian menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2010-2012.
Setelah menyelesaikan pendidikan, Herfio ditugaskan di Polda Riau. Selama sekitar sembilan tahun berdinas di daerah kelahirannya tersebut, ia dipercaya mengemban sejumlah jabatan, di antaranya Kapolsek, Kasat Reskrim Polres Kampar, dan Kasat Reskrim Polres Dumai.
Herfio Zaki juga pernah bertugas sebagai kanit di bidang reserse kriminal khusus (Krimsus) hingga menduduki sejumlah jabatan di lingkungan Polda Riau. Pada 2021, ia kembali mengikuti pendidikan di Lembang.
Usai menyelesaikan pendidikan, Herfio mendapat penempatan di Polda Banten sebagai Kasubdit Harda. Kariernya kemudian berlanjut hingga dipercaya menjadi Kapolres Lebak. Ia menjalankan tugas tersebut selama sekitar 1 tahun 7 bulan.
Di balik perjalanan kariernya, Herfio Zaki memiliki prinsip sederhana dalam menjalankan tugas, yakni selalu berbuat baik dan membantu masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak sedekah.
“Yang paling penting itu kita selalu berbuat baik dan perbanyak sedekah berapapun nilainya dengan ikhlas. Niatnya untuk membantu masyarakat,” kata Herfio Zaki saat berbincang dengan Kobarnews.id, Selasa (15/9/2026) di ruang kerjanya usai Sertijab.
Menurut Herfio Zaki, setiap daerah memiliki karakteristik masyarakat yang berbeda. Karena itu, anggota Polri harus mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Karakteristik masyarakat berbeda-beda. Saya harus menyesuaikan karakteristik tempat dan karakteristik masyarakat. Tidak bisa kita hanya mengandalkan satu pendekatan,” ujarnya.

Selama memimpin Polres Lebak, Herfio mengaku mendapat sambutan baik dari masyarakat. Ia menyebut keluarganya juga diterima dengan baik selama berada di Lebak.
“Alhamdulillah, masyarakat di sana menerima saya dengan baik, baik sebagai Kapolres maupun sebagai pribadi. Keluarga saya juga diterima dengan baik,” tuturnya.
Herfio Zaki menilai kepercayaan masyarakat terhadap Polri merupakan hal yang harus terus dijaga. Menurutnya, polisi harus memberikan pelayanan terbaik meski memiliki keterbatasan dalam menjalankan tugas dan kewenangan.
“Kita tidak bisa memenuhi semua keinginan masyarakat. Kita juga banyak kekurangan, tapi semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.
Ia juga kerap mengingatkan anggotanya untuk bersyukur atas profesi yang dijalani. Menurut Herfio, menjadi anggota Polri bukan semata-mata soal menjalankan tugas dan menerima gaji dari negara, tetapi juga kesempatan untuk membantu masyarakat.
“Beruntunglah kalian menjadi anggota Polri. Selain digaji pemerintah, dalam tugas ini kita membantu masyarakat. Insyaallah itu juga menjadi pahala dan keberkahan,” ujarnya.
Kini, Herfio mendapat amanah baru sebagai Dirkrimum Polda Banten. Jabatan tersebut menjadi kelanjutan dari pengalamannya di bidang reserse dan kewilayahan.
Herfio Zaki lahir pada 1983 dan dipromosikan menjadi perwira menengah berpangkat Kombes Pol pada Januari. Sebelum menjadi Kapolres Lebak, ia pernah menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirkrimsus) Polda Banten selama sekitar dua bulan.
Herfio mulai berdinas di Banten pada 2021. Sejak saat itu, ia menjalani sejumlah penugasan di lingkungan Polda Banten hingga dipercaya memimpin Polres Lebak dan kini menduduki posisi Dirkrimum Polda Banten. (Red/Haris)




